Jasad Kiai Ini Masih Utuh Meskipun Telah Dimakamkan 31 Tahun Yang Lalu

oleh -
Jasad kiai Anwar saat dibongkar untuk dipindahkan ke pemakaman keluarga. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Sungguh Maha Kuasa Allah SWT. Ada banyak cara Allah SWT menunjukkan bukti kebesaran-Nya kepada umat manusia. Seperti yang diperlihatkan pada jasad Kiai Muhammad Anwar Sudibyo, seorang ulama asal Dusun/Desa Tambakan, Gandusari, Kabupaten Blitar. Jasad Kiai Anwar ini masih utuh meskipun telah dimakamkan 31 tahun lalu.

Hal ini diketahui setelah pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan jasad Kiai itu dari TPU Tambakan menuju pemakaman keluarga yang ada di sebelah barat Masjid Baitur Rouf, Tambakan, Gandusari. Pusara Kiai Anwar disandingkan dengan makam istrinya, Siti Afijah.

Pemindahan makam itu dilakukan pada tanggal 15 Maret 2019 lalu atau 30 tahun enam bulan setelah jenazahnya dikebumikan. Dibantu anggota Banser Gandusari, pemindahan jenazah berlangsung selama dua jam tanpa hambatan.

Baca juga:

“Jasadnya itu masih terbujur kaku. Kain kafannya masih utuh dan hanya kotor terkena tanah itu saja. Kami memang tidak diperbolehkan menyentuh jadi kami hanya melihat. Kemudian oleh anak-anak Banser diletakkan di atas kain kafan baru, lalu dipindahkan ke barat Masjid,” terang putra Kiai Muhammad Anwar Sudibyo, Muhammad Munib (60) Selasa (19/3/2019).

Kiai Anwar sendiri lahir pada tanggal 14 Agustus 1914. Ia wafat kemudian dimakamkan pada tanggal 21 September 1988 di usia 74 tahun. Pada waktu itu pihak keluarga memutuskan menguburkan jenazah almarhum di TPU Tambakan, Gandusari.

Foto Kiai Anwar dipegang putranya, Muhammad Munib (60). (Foto: arahjatim.com/mua)

Sekarang pihak keluarga memutuskan memindahkan makam Kiai Anwar dengan alasan selain untuk didekatkan dengan makam sang istri, juga untuk mempermudah para peziarah yang ingin nyekar di makam almarhum.

“Abah itu santrinya banyak, yang ziarah juga banyak, jadi dipindahkan ke (dekat) masjid. Kami diberi petunjuk oleh Kiai Mas’ud Zamburi. Kami juga sudah konsultasi sama Kiai Zaelani, Kepala Desa, kemudian dipindahkan,” papar Munib.

Jenazah Kiai Muhammad Anwar Sudibyo saat ini disemayamkan di sebelah barat pusara Siti Afijah, istrinya. Pihak keluarga juga memasang pagar pembatas di sekitar area pusara. (mua)