Kediri, ArahJatim.com – Kepanikan luar biasa melanda warga Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri pada Minggu (15/3/2026) malam. Sebanyak dua kali ledakan keras secara beruntun menghantam kediaman Moh Yasin Nawawi (59). Ledakan pertama muncul dari arah belakang rumah sekitar pukul 23.00 WIB, disusul dentuman kedua yang lebih hebat di area teras depan sekitar 20 menit kemudian, sesaat setelah pemilik rumah mencoba memeriksa sumber suara.
Kapolsek Kandangan, Iptu Winarto Siswomiharjo, mengonfirmasi bahwa rentetan ledakan tersebut membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Beruntung, pemilik rumah dan tetangga segera menjauh dari lokasi saat melihat adanya kepulan asap, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Investigasi Lanjut oleh Inafis dan Resmob Polres Kediri
Merespons kejadian tersebut, Tim Inafis Polres Kediri bersama Unit Resmob Satreskrim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP mendalam. Petugas kepolisian bergerak cepat menyisir setiap sudut rumah guna mencari bukti material peledak.
”Unit Reskrim Polsek Kandangan berkoordinasi dengan tim ahli dari Polres Kediri untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Fokus utama saat ini adalah meneliti sisa-sisa material yang ditemukan di titik pusat ledakan,” ujar Iptu Winarto.
Temuan Paket Online ‘Booster Kelengkeng’ seberat 3 Kg
Di tengah reruntuhan teras, polisi menemukan barang bukti krusial berupa plastik hitam bekas paket belanja online (Shopee). Pada label pengiriman, tertera keterangan isi berupa “Pupuk Ampuh Booster Kelengkeng 100% Murni” dengan berat sekitar 3.300 gram.
Diduga kuat, isi paket tersebut bukan sekadar pupuk biasa, melainkan serbuk bahan mercon yang sengaja dipesan atau dikirimkan. Kecurigaan menguat karena nama penerima yang tertera adalah Devi Mufidah dengan alamat tujuan di wilayah Kecamatan Badas, bukan pemilik rumah yang menjadi lokasi ledakan.
Dampak Kerusakan dan Tindakan Kepolisian
Akibat ledakan ini, korban mengalami kerugian material sebesar Rp 2.000.000 akibat kerusakan di bagian teras dan bangunan rumah. Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti paket tersebut dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah dan warga setempat yang melihat kejadian.
”Kami masih mendalami motif di balik keberadaan paket tersebut di rumah korban. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan dinamis oleh tim gabungan,” pungkas Kapolsek Kandangan.










