Petugas kesehatan, juga memeriksa secara rutin kondisi para nenek janda tersebut. Selain memeriksa tekanan darah, juga mendengarkan keluhan sakit yang diderita oleh para lansia peserta pondok Ramadhan ini.
“Kebanyakan santri lansia ini mengeluhkan sakit yang disebabkan faktor usia, seperti pusing, keju-linu, dan jika ada janda lansia yang sakit langsung kita beri obat. Kita juga standby 23 jam,” ujar Ati Umayah, petugas kesehatan.
Kegiatan pondok Ramadhan bagi puluhan janda lanjut usia ini, juga menambah kedekatan dan tali silaturahmi di antara para peserta. Selain itu, kegiatan Pondok Ramadhan ini ditujukan untuk membantu para janda lansia, menjadi taat beribadah dengan pembelajaran ilmu agama selama Ramadhan.

“Kegiatan di Ponpes Lansia Al Mawaddah ini, sudah memasuki tahun ketujuh. Dan para pesertanya terus mengalami peningkatan jumlah peserta, karena banyak manfaat yang mereka dapatkan,” terang Sribanun, panitia Pondok Ramadhan.
Para peserta Ponpes Ramadhan ini, juga tidak dipungut biaya atau gratis. Biaya untuk kegiatan Ponpes ini, diambil dari para donatur dan dana kas. (mua)










