Kediri, ArahJatim.com – Selain mempunyai program tentang pengelolaan sampah berkelanjutan bisa menjadi manfaat keuntungan atau cuan, Calon Anggota legilatif dari Partai Golongan Karya (Golkar) Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Imam Wihdan Zakarsy juga menawarkan program “Pak Lek Ku”.
Pak Lek ku merupakan sebuah singkatan dari tujuh program yang mencakup pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, ekonomi, kepemudaan, olahraga, dan UMKM.
“Saya sebagai calon anggota legislatif punya jargon PAK LEK KU maksudnya adalah program unggulan yang akan kita jalankan nanti jika terpilih sebagai anggota legislatif, PAK LEK KU itu kan pendidikan kemudian kesehatan, lingkungan hidup, ekonomi, kepemudaan, keolahragaan dan UMKM,” ungkapnya di acara Ngobrol Asyik dan Santai (Ngobras), Sabtu petang (26/1/2024)
“Tujuh hal itu yang akan kita dorong supaya kita jadikan acuan utama program yang akan kita bangun pada saat Kota Kediri ke depan,” katanya.
Imam menambahkan, “Kota Kediri ini kan mengarah menjadi kota pendidikan artinya dan saya ngelihat bahwa pilihan untuk mensejahterakan masyrakat itu yang paling utama ya harus pendidikannya dinaikkan.”
“Artinya setidaknya dengan Kota Kediri yang mengarah menjadi kota pendidikan artinya harusnya yang ditingkatkan pendidikan ya warga Kota Kediri dulu,” jelasnya.
Imam menuturkan, “Saya pikir dengan dana Kota Kediri yang cukup besar dengan dana cukai segala macem artinya seharusnya Kota Kediri bisa mendorong warganya tidak ada yang tidak kuliah, harusnya selesai di SMA harus lulus semua dan bisa berkuliah.”
“Itu mesti kita pikirkan nanti setidaknya ada alokasi yang ya kita mesti kita dorong supaya warga itu menjadi punya pilihan, kalau nggak kuliah mau ke mana gitu,” ujarnya.
“Kota Kediri ini kan BLK juga ga ada gitu, jadi misalnya pilihannya setelah lulus SMA mau kerja gimana cara mendapatkan sertifikasi, karena kan sekarang kalau ngomong pekerjaan itu yang harus spesifik dan spesial kan,” pungkas Imam. (das)










