Kediri, ArahJatim.com – Suasana di Kediri, Jawa Timur, Minggu Pagi (31/8/2025), diselimuti ketegangan menyusul serangkaian aksi unjuk rasa yang berujung pada kerusakan dan kebakaran di sejumlah fasilitas publik. Berdasarkan laporan, total ada 17 lokasi yang menjadi sasaran amuk massa di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri.
​Dari pantauan ArahJatim.com aksi yang dimulai pada hari Sabtu Petang ini menyasar beberapa gedung pemerintahan dan kantor kepolisian. Tercatat, Kantor DPRD Kota Kediri dan Kantor DPRD Kabupaten Kediri ludes dilalap api. Selain itu, Kantor Kabupaten Kediri dan Museum Bagawanta juga tak luput dari perusakan dan pembakaran.
​Fasilitas kepolisian menjadi target utama dalam aksi ini. Mapolres Kediri Kota mengalami kerusakan parah dengan pagar dan kaca yang hancur. Bahkan, tiga unit kendaraan di dalamnya diambil paksa dan dibakar di tengah jalan. Sejumlah kantor polisi sektor (Polsek) di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri juga dibakar, termasuk Polsek Ngasem, Polsek Kota Kediri, Polsek Gampengrejo, dan Polsek Kepung.
​Selain itu, kantor Satlantas Polres Kediri Kota, Kantor Samsat Kabupaten Kediri, dan beberapa pos polisi, seperti Pos Polisi Jong Biru dan Pos Polisi Semampir, juga menjadi sasaran pembakaran. Berdasarkan laporan, massa tidak hanya membakar, tetapi juga merusak dan menjarah barang-barang di beberapa lokasi, seperti yang terjadi di Kantor Samsat Kabupaten Kediri dan Kantor Satlantas 90 Polres Pare.
​Meskipun kerusakan materiil sangat besar, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka di pihak personel. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai motif di balik aksi unjuk rasa ini. Pihak berwenang masih terus melakukan investigasi dan pengamanan di seluruh lokasi terdampak.











