Gara-gara Tambang Pasir, Warga Dibacok Tetangganya Sendiri

oleh -
Maksun Hadi (50) warga desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang dilarikan ke RSUD Haryoto Lumajang menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, Selasa petang (05/02/2019).

Lumajang, ArahJatim – Polemik tambang pasir Semeru kian tak ada habisnya, kini Maksun Hadi (50) warga desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang  yang menolak aktivitas armada truk pasir di desanya menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, Selasa petang (05/02/2019).

“Sebenarnya ini masalah portal pasir mas yang mau dibuka oleh Miskal,” ujar Heri salah satu kerabat korban saat ditanya ArahJatim.com.

Kejadian itu bermula, saat korban hendak menanyai Miskal (46) dan kawan-kawannya karena nekat membuka portal blokir yang sebelumnya dibuat warga agar armada truk pasir tak melintas.

Tanpa banyak tanya, tiba-tiba pelaku  mengeluarkan celurit dan langsung membacok korban dibagian tangannya.

“Setelah ditanya, Miskal ini langsung membacok maksun,” tambahnya.

Seusai membacok, pelakupun langsung melarikan diri sementara korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Haryoto Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :

Aparat kepolisian yang menerima laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Selain melakukan olah TKP, polisi bersenjata lengkap juga di terjunkan untuk mengantisipasi bentrok antarwarga pro dan kontra tambang.

“Kita backup Polsek Candirupo mas, agar situasi kembali kondusif dan tak ada kejadian yang tidak diinginkan,” terang Ipda Sugeng, KBO Shabara Polres Lumajang.

Sebelumnya, di kawasan tambang pasir Semeru di wilayah Lumajang selatan konflik armada truk terus bergulir. Sejumlah warga di tiga desa melakukan penutupan jalan dari aktivitas armada pasir. (rokhmad).