Gugatan Pemberhentian Dirinya Ditolak Majelis Hakim, Direktur CV Adhi Djojo Bernapas Lega

oleh -

Nganjuk, ArahJatim.com – Muhamad Burhanul Karim Direktur CV Adhi Djojo dan Mulyadi Komisaris CV Adhi Djojo akhirnya bisa bernapas lega setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri melalui informasi elektronik E-Court mengumumkan Amar Putusan Gugatan Perkara Nomor: 148/Pdt.G/2020/PN Gpr, Hari ini 08 Juni 2021.

Adapun amar putusannya di antaranya menyatakan menolak provisi penggugat dan menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima (N.O / Niet Ontvankelijk Verklaard).

Ia melalui kuasa hukumnya Prayogo Laksono,SH.MH sangat mengapresiasi putusan majelis hakim tersebut karena menurutnya majelis hakim sudah sangat obyektif dalam menganalisa perkara ini.

Atas putusan tersebut pihaknya menganggap gugatan yang dituduhkan kepada kliennya dalam perkara ini adalah gugatan yang mengada-ada belaka dan tidak mampu dibuktikan oleh penggugat, dalam hal ini Sdr Bagus Setyo Nugroho.

Selain itu dikuatkan pula dalam amar putusan tersebut, majelis hakim mengabulkan salah satu eksepsi yang pernah kami ajukan di antaranya tentang Kewenangan Kompetensi Relatif, Gugatan Eror In Persona, Gugatan Kurang Pihak serta Gugatan Penggugat Kabur (Obscuur Lible).

Selain itu dengan ditolaknya permohonan provisi penggugat yang pada pokoknya memohon agar Majelis Hakim (memerintahkan penggugat sebagai pemilik saham dan Wakil Direktur CV Adhi Djojo dan berhak menjalankan Usaha Pertambangan Sirtu), Prayogo menganggap atas ditolaknya provisi ini lebih menguatkan posisi kliennya sebagai jajaran Direktur dan Komisaris CV Adhi Djojo.

Ia juga menganggap pemberhentian dengan hormat Sdr Bagus Setyo Nuroho (Wakil Direktur CV Adhi Djojo) sebagaimana yang telah tercatat pada Sistem Administrasi Badan Usaha Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Nomor : AHU-0036186-AH.01.16 Tahun 2020 tanggal 24 Nopember 2020 adalah sah karena belum ada pembatalan dan atau dibatalkan oleh putusan pengadilan,

Meskipun masih ada upaya banding maupun upaya hukum lainnya, ia mengganggap bahwa penggugat bukan lagi merupakan bagian dari CV Adhi Djojo. (das)