Banyuwangi, ArahJatim.com – Memasuki musim kemarau, suhu udara di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen turun hingga mencapai 4 derajat celsius. Bahkan suhu di gunung aktif yang memiliki ketinggian sekitar 2.779 meter di atas permukaan laut yang terletak diperbatasan antara, Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi tersebut diprediksi, akan semakin turun hingga mencapai 2 derajat celsius.
Untuk itu pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen mengimbau kepada para wisatawan agar membawa perlengkapan yang lebih memadai, seperti jaket tebal. Sebab dinginnya suhu di kawasan gunung bakal terasa hingga tulang.
Kondisi tersebut sudah dirasakan oleh salah seorang wisatawan dari Surabaya. Menurutnya, suhu dingin di kawasan TWA Kawah Ijen sudah  ia rasakan sejak di area parkir Paltuding. Bahkan saat berangkat menuju puncak, suhu udara semakin turun.
“Dinginnya kebangetan. Mulai dingin sekitar jam 01.00 WIB dini hari pas mau naik ke puncak Ijen. Sampai di atas tambah dingin sekitar jam 3 dini hari,” ujar Arif Wibosono, wisatawan asal Surabaya.
Baca juga:
- Meski Dilanda Embun Es, Aktivitas Pendakian Gunung Semeru Meningkat.
- Menteri ESDM Resmikan Pos Pantau Gunung Ijen.
Arif menambahkan, ia sudah kedua kalinya naik ke puncak Kawah Ijen. Namun kali ini dirasakan yang paling dingin ketimbang tahun sebelumnya.
“Ini lebih dingin. Saya dapat kabar, suhu di pegunungan lain juga dingin. Kaya Bromo dan Semeru bahkan minus,” tambah Arif.
Sementara itu, turunnya suhu di TWA Kawah Ijen dibenarkan Kepala Resor TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo. Menurutnya, hawa dingin diprediksi akan semakin turun hingga 2 derajat dan kemungkinan bisa sampai 0 derajat celsius. Suhu dingin terjadi di antara rentang waktu pukul 12.00 WIB hingga 06.00 WIB.
“Suhu terendah saat ini puncaknya sekitar pukul 03.00 WIB sampai 04.00 WIB. Tapi untuk saat ini sementara sampai 4 derajat celsius,” ucap Sigit Haribowo kepada Arahjatim.com Jumat (28/6/2019).
Sigit menambahkan, cuaca dingin sudah berlangsung sekitar sepekan. Memasuki musim kemarau membuat suhu udara di TWA Kawah Ijen semakin menurun. Beruntung di kawasan tersebut masih ada hujan meski intensitasnya kecil.
“Hujan membawa hawa hangat ke atas. Sehingga tidak sampai ada frost atau membeku. Hingga saat ini untuk wilayah Banyuwangi dan Bondowoso tidak ditemukan frost,” pungkas Sigit. (ful)










