Bangkalan, ArahJatim.com – Tahun 2019 ini Dinas Peternakan (diknas) Kabupaten Bangkalan, Madura mengupayakan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting (UPSUS SIWAB) sebanyak 24.000 Sapi Pedet. Program ini nantinya akan melalui Inseminasi Buatan (IB), Senin (29/04/2019).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, A. Azizun Hamid. Menurutnya target 24.000 sapi sama dengan target pada tahun 2018, akan tetapi kemungkinan akan melebihi target yang sudah ditetapkan.
“Target kita untuk program UPSUS SIWAB melalui IB ini sebanyak 24.000 Sapi Pedet yang dihasilkan tahun 2019, sama dengan tahun 2018, tapi bisa jadi melebihi target, tergantung kondisi lapangan”. ungkap Azizun.
Baca juga :
- Lagi, Polisi Lumajang Ringkus Pencuri Sapi
- Jelang Hari Raya Kurban, Harga Sapi Dan Kambing Merangkak Naik
Program yang dimunculkan pada era Jokowi tiga tahun lalu ini bertujuan untuk meningkatkan populasi sapi melalui IB.
“Jadi, nantinya peternak tidak perlu repot mengawinkan sapi jantan dan sapi betinanya, cukup dengan disuntikan IB kepada sapi betina.” lanjutnya.
Sementara itu, untuk anggaran program ini mencapai angka Rp 720.000.000 yang tersebar di semua kecamatan dan kabupaten Bangkalan. Namun kata Azizun, peternak sapi yang relatif tinggi masih didominasi oleh beberapa kecamatan, diantaranya Kec. Geger, Kec. Kokop, Kec. Galis, Kec. Modung, dan Kec. Konang.
“Dari lima kecamatan yang berpotensi paling besar adalah Kecamatan Geger.” pungkasnya. (fik)












