Surabaya, ArahJatim.com – Kabar viralnya staf Kelurahan Medokan Ayu yang ramai diperbincangkan warga Surabaya mendapat respon dari Sekretaris Kelurahan Medokan Ayu, Asep Sumanilaga. Menurutnya, atas kejadian tersebut dia memastikan pelayanan akan ditingkatkan menjadi lebih baik nantinya.
“Kami sadari kesalahan dari ASN dan kami perbaiki,” kata Asep, Rabu (13/6).
Sementara, yang bersangkutan, Danu Budi Prayogo telah meminta maaf atas kejadian yang melibatkan dirinya.
“Saya mohon maaf atas kesalahan respon ini,” kata dia.
Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya, jawaban yang Ia berikan, yakni “jangan membebani kelurahan” pada warga, sebenarnya untuk meminta warga supaya segera mengambil dokumen.
“Jadi saat itu, warga ada dokumen yang belum diambil di kelurahan. Nah saya minta untuk segera mengambil,” tegasnya.
Cerita sebelumnya, seorang warga Surabaya mendapat respon kurang baik saat akan mengambil akta kelahiran. Pemilik akun @zizisantoso atau Novianda Santoso, warga Kelurahan Medokan Ayu menceritakan pengalamannya via Twitter.
Dalam unggahan itu, Novjanda bercerita bahwa dirinya mendapat respon buruk dari petugas kelurahan. Padahal, Ia hanya meminta akta kelahiran putranya.
“Kalo gamau repot ngurus warga ya gausa jadi ASN pak! Salah satu staff Kelurahan Medokan Ayu balas chat saya seperti ini, katanya “jangan membebani kelurahan”. Padahal pas itu akta anak saya dihilangkan di kelurahan ini!” Tulis Zizi.
Saat dikonfirmasi, Zizi bercerita bahwa dirinya hanya ingin mengambil akta kelahiran putrinya. Awalnya, akta kelahiran itu didapatkannya secara online sejak tahun 2020 lalu.
“Bulan lalu ngurus paspor dan imigrasi, tapi ditolak. Karena barcode di scan ternyata nggak bisa karena aktanya nggak valid,” kata Zizi.
Padahal, Zizi sudah 2 kali pindah domisili dan mengurus langsung ke Dispendukcapil. Selama pengurusan itu, tidak ada masalah dengan KK (Kartu Keluarga) dan akta kelahiran putranya.
“Aku sudah proses pindah KK 2 kali dari KK pindah rumah dari Rungkut ke Wiyung itu anakku masuk situ dan pindah dengan KK yang sama. Dan tidak ada masalah,” papar dia.










