Dalam Setahun, Sudah Dua Kali Pabrik Pengolahan Kayu Ini Terbakar, Kenapa?

oleh -
Petugas pemadam kebakaran berjibaku berusaha memadamkan api yang membakar sebuah pabrik pengolahan kayu di Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Lumajang pada Rabu petang (19/12/2018). (Foto: arahjatim.com/rokhmad)

Lumajang, ArahJatim.com – Sebuah pabrik pengolahan kayu di Desa Tukum, Kecamatan Tekung Lumajang terbakar pada Rabu petang (19/12/2018). Beruntung, petugas pemadam dengan dua unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan berhasil memadamkan api dalam waktu tiga puluh menit.

Petugas pemadam kebakaran langsung berusaha memadamkan sumber api pada mesin blower di pabrik pengolahan kayu “Sumber Artha”. Para pekerja pabrik berusaha memindahkan amput kayu dari lokasi kobaran api agar tidak merembet ke lokasi bangunan lainnya.

Kebakaran ini bermula dari percikan api di mesin blower kemudian merembet ke amput kayu dan terus merembet.

Baca juga:

“Awal kebakaran dari percikan mesin dan gesekan di mesin blower yang mengenai amput dan terbakar. Ini sudah dipadamkan, lima bulan yang lalu sudah terbakar,” kata Ifdi, karyawan.

Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kobaran api.

“Dua armada diterjunkan, ini sering kali kebakaran padahal sudah dikasih peringatan pengamanan di blower ini, namun sering terjadi”, kata Supriyo, petugas PMK Kabupaten Lumajang.

Kejadian kebakaran ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di pabrik tersebut. Dalam waktu tujuh bulan sudah dua kali pabrik ini terbakar. Kebakaran sebelumnya terjadi pada bulan Mei 2018, dengan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kali ini pun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah pula.

Keberadaan pabrik pengolahan kayu ini sebenarnya sering dikeluhkan warga sekitar. Warga telah berulang kali meminta pabrik ini ditutup karena menjadi sumber polusi. Namun pemilik pabrik tidak mau memenuhi tuntutan warga. (rokhmad)