Cari Bibit Atlet, Kabupaten Kediri Gelar Lomba Lari 10K dan 2K

oleh -

 

Sekitar 2.000 atlet pelajar se-Kabupaten Kediri cukup antusias mengikuti Lomba Lari 10K dan 2K. Selain dalam rangka hari jadi Kabupaten Kediri ke-1214, lomba ini juga digelar sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit atlet yang dapat diikutkan pada ajang seperti PON, PORProv dan pekan olah raga antar sekolah. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri, Arahjatim.com – Lomba Lari 10 K untuk pelajar dan 2 K untuk difable sukses dilepas oleh Ibu Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno (1/4/18). Bertempat di depan Terminal Area Simpang Lima Gumul, sekitar 2.000 atlet pelajar se Kabupaten Kediri yang terdiri dari 1.850 Pelajar SMP/SMA sederajat dan 150 difable bersaing memperebutkan gelar juara.

Sebelum lomba dimulai, seluruh peserta melakukan senam pemanasan agar tidak terjadi cedera saat perlombaan. Antusiasme sangat luar biasa ditunjukkan oleh para peserta. Walaupun bendera start belum dikibarkan mereka sudah tampak memenuhi titik awal lomba.

Sebelum mengibarkan bendera start Bupati Kediri dalam sambutannya menyampaikan acara ini digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Kediri ke-1214 tahun 2018. Selain itu melalui lomba lari 10K dan 2K ini kita akan mencari bakat-bakat atlet yang dimiliki oleh para siswa yang nantinya dapat mengikuti ajang yang lebih tinggi seperti PON, PORProv dan pekan olah raga antar sekolah.

Bagi kaum difable, mereka pasti mempunyai bakat yang terpendam dalam dirinya, dan dari ajang lomba lari 10 K ini kita dapat menggali kemampuannya. Nanti yang mendapatkan juara akan kami ikutkan dalam pekan olah raga khusus difable.

“Dengan semangat berolah raga badan akan sehat, prestasi akan didapat. Larilah sekencangmu dan gapailah cita-citamu,” terangnya.

Pada kategori Perempuan setingkat SMA dan sederajat dimenangkan oleh Azzahra dari SMAN 2 Pare. Persiapan serius yang dilakukan oleh Azzara dengan latihan yang cukup rutin setiap hari terbukti mengantarkannya meraih gelar juara.

“Saya sangat senang sekali bisa menjuarai lomba lari 10K tahun ini setelah 4 kali mengikuti kejuaraan yang sama pada tahun sebelumnya,’ tutur Azzahra.

Tahun lalu Azzahra juga mengikuti lomba lari volcano road run. Ia berhasil menyelesaikan lomba dan mencatatkan namanya di urutan ke-4.

“Selain 10K di Simpang Lima Gumul ini, tahun kemarin saya juga mengikuti lomba lari volcano road run dan berhasil masuk finis di urutan ke 4,” tambahnya.

Selain menggeluti atletik, Azzahra ternyata juga atlet renang. Ia terapkan kemampuan mengatur pernafasan dalam berenang pada lomba lari.

“Saya juga atlet renang, jadi saya tahu bagaimana mengatur pernafasan dalam berlari. Akhirnya kemampuan mengatur pernafasan dalam berenang saya terapkan pada lomba lari yang akhirnya mampu memperoleh juara pertama.” pungkasnya. (das)