Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk 2020

oleh -
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memasangkan kalung tanda pengenal kepada salah seorang petugas sensus di Mandhapa Agung Ronggo Sukowati. (Foto: arahjatim.com/ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengajak masyarakat turut serta menyukseskan Sensus Penduduk 2020. Hal itu ia ungkapkan saat menggelar acara seremonial Kick Off Sensus 2020 yang berlangsung di Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Senin (31/8/2020).

“Alhamdulillah, di siang ini (Senin, red) kita bisa menyaksikan kick off Sensus Penduduk tahun 2020 bersama Gubernur Jawa Timur. Mudah-mudahan sesuai dengan doa Ibu Gubernur, kita diberi kesehatan oleh Allah,” ucap Bupati Baddrut Tamam.

Di hadapan Kepala BPS Pamekasan Dicky Haryadi, Wakapolres Pamekasan, Kompol Moh Asrori Khadafi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan, S Bill Fauzan dan sejumlah petugas sensus penduduk sekabupaten Pamekasan, Bupati Baddrut Tamam berpesan agar masyarakat dapat mempermudah petugas sensus dalam melakukan pendataan yan dilakukan secara door to door ke rumah-rumah penduduk.

Bupati menegaskan, keakuratan data sangat dibutuhkan untuk menunjang kinerja pemerintahan.

“Kita tidak akan bisa bekerja luar biasa tanpa data yang akurat. Sebaliknya, dengan data yang akurat, dan sistem yang bagus, insya Allah kita akan bisa bekerja lebih maksimal,” paparnya.

Baddrut meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir menerima kedatangan petugas sensus, karena para petugas Sensus Penduduk 2020 sudah melewati tes kesehatan, harus mematuhi protokol kesehatan dan dilengkapi surat tugas.

“Petugas Sensus yang akan datang door to door ke rumah penduduk telah melalui tes kesehatan dengan rapid tes dan tetap harus mematuhi protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, face shield, sarung tangan, membawa hand sanitizer, dan menggunakan rompi Sensus Penduduk 2020 serta membawa surat tugas. Jadi masyarakat tidak usah takut tertular Covid-19 atau akan menambah penularan,” paparnya.

“Besar harapan saya, para petugas sensus tetap menjaga kesehatan dan bisa mendapatkan data yang akurat dan segera rampung, sehingga bisa kita dapatkan data yang akurat dan valid,” pungkasnya. (adv/ndra)