Bupati Lumajang Jawab 18 Pertanyaan Penyidik Polda Jatim Terkait Pencemaran Nama Baik

oleh -

Lumajang, ArahJatim.com – Pemanggilan Bupati Lumajang, Thoriq Haq oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur perihal dugaan kasus pencemaran nama baik salah satu pengusaha tambak udang di Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian Lumajang didampingi Tijah (Istri Alm. Salim Kancil).

Kepada ArahJatim.com, Thoriq mengaku dicerca 18 pertanyaan oleh penyidik perihal dugaan pencemaran nama baik yang dimuat di salah satu channel Youtube.

“Iya kemarin saya dimintai keterangan oleh teman-teman penyidik polda perihal istilah penyerobotan lahan, sekitar 18 pertanyaan yang ditanyakan ke saya,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (10/07/2020).

Lebih lanjut, pihaknya mengaku jika pemanggilan ini bermula saat dirinya mendapatkan pengaduan oleh Tijah (42) Istri Alm. Salim Kancil, jika lahan sawah garapannya diuruk oleh pihak perusahaan, padahal tidak termasuk kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Lautan Udang Indonesia Sejahtera.

“Awalnya dari laporan istri Alm. Pak Salim Kancil, setelah saya cek ke lapangan, benar jika sebagian lahannya bu tijah juga di uruk,” tambahnya.

Selanjutnya pihakya bersama organisasi perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Lumajang akan menelaah lebih jauh tentang peta gambar terbaru baik dari BPN maupun dari yang bersangkutan.

Pemeriksaan berlangsung selama 5 jam lebih, Bupati Lumajang juga mengaku siap menghadiri pemanggilan penyidik jika dikemudian hari keterangannya kembali dibutuhkan. (Rokh/fm)