Bupati Kediri Luncurkan Grand Design Pembangunan Kependudukan

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49502231347_e9b50e5a90_b.jpg
Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno secara simbolis menyerahkan buku GDPK kepada Kepala Bappeda, Sukadi. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri, ArahJatim.com – Bertempat di Pendopo Kabupaten, Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno menggelar acara peluncuran Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Kediri, periode 2019-2044. Pada kesempatan tersebut, Bupati Haryanti secara simbolis menyerahkan buku GDBK kepada Kepala Bappeda, Sukadi, disaksikan perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kepala OPD dan camat se-Kabupaten Kediri.

Plt. Kepala DP2KBP3A, Andadari mengatakan, acara launching ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan penyusunan GDPK Kabupaten Kediri yang telah dimulai pada bulan Desember 2019.

“Penyusunan ini merupakan hasil koordinasi dengan seluruh lintas sektor yang melaksanakan pembangunan di Kabupaten Kediri yang didampingi oleh konsultan dari Universitas Airlangga. Kegiatan ini akan diikuti dengan distribusi buku Grand Design Pembangunan Kependudukan ke seluruh SKPD dan kecamatan dengan tujuan bisa menjadi referensi dan acuan dalam merencanakan program pembangunan di masa yang akan datang,” jelas Andadari.

Andadari melanjutkan, untuk menyukseskan program ini tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus bekerjasama. GDPK ini merupakan langkah awal dan berguna untuk menentukan indikator, target dan itu dikerjakan bersama. Setelah acara launching ini akan dilakukan koordinasi untuk menajamkan kembali outline-outline dalam GDPK sehingga menjadi aplikatif.

Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Jawa Timur Lutfi Agus Salim mengungkapkan even ini sangat bagus. Menyongsong pilkada serentak, ini bisa dijadikan acuan dalam penyusunan RPJMD tahun 2020-2024 mendatang.

“Hal ini dapat pula untuk menepis isu-isu terkini seperti kualitas manusia dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bagaimana rencana pembangunan bandara baru yang memiliki dampak terkait kependudukan, migrasi masuknya, perubahan tenaga kerja, kesempatan bekerja, perilaku masyarakat yang akan berubah dan teknologi yang meningkat,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno mengatakan bahwa tugas utama dari DP2KBP3A adalah menurunkan angka kelahiran. Meski banyak sekali tantangan yang dihadapi, beliau berharap dari tahun ke tahun angka kelahiran di Kabupaten Kediri menurun.

Grand Design Pembangunan Kependudukan merupakan amanah dari Perpres 153 tahun 2014. Ini adalah salah satu bentuk sinkronisasi dan memadukan kebijakan dari lima aspek, yaitu pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, penataan mobiltas penduduk, pembangunan keluarga, dan pembangunan administrasi kependudukan. Semuanya harus sejalan dan terpadu. (Kominfo)