Tim Buser Polsek Pesanggaran Ringkus Residivis Maling Motor

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49501904396_0422b97092_b.jpg
Tersangka Muhamad Zainur memperagakan aksinya saat mencuri sepeda motor korban. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Pesanggaran, Banyuwangi, meringkus maling sepeda motor kambuhan, Jumat (7/2/2020) siang. Pelaku bernama Muhamad Zainur (30) warga Desa Pesanggaran ditangkap lantaran kembali melakukan aksi pencurian sepeda motor milik warga yang sedang diparkir di sebuah warung.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban dan kunci letter T yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi pencurian.

Kejadian pencurian sepeda motor bermula saat korban bernama Mispan, warga Dusun Krajan, Pesanggaran memarkir motornya di sebuah warung di tepi hutan, Rabu, 5 Februari lalu. Saat korban beranjak pulang setelah beraktivitas di tengah hutan, korban kaget, mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak ada di tempat.

Sadar kendaraannya raib digondol maling, korban berusaha mencarinya. Namun sayang usahanya itu tidak membuahkan hasil. Akhirnya korban melaporkan kejadian ini ke pihak Polsek setempat.

Mendapat laporan tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Pesanggaran langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku yang sudah dicurigai polisi di rumahnya.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu satu unit sepeda motor Supra X milik korban dalam kondisi sudah dipreteli, uang tunai Rp 700 ribu dan satu buah kunci letter T yang digunakan oleh pelaku untuk memuluskan aksinya.

“Pelaku ditangkap setelah salah satu teman korban nyamar akan membeli motor hasil curian. Untuk meyakinkan, teman korban memberi tanda jadi Rp 700 ribu. Berhasil masuk jebakan, pelaku langsung kita tangkap di rumahnya. Di dalam rumah ditemukan sepeda motor dan onderdil yang sudah dipreteli. Kami juga amankan kunci T yang biasa digunakan pelaku untuk mencuri motor,” kata Kapolsek Pesanggaran AKP Ryan Wira Raja Pratama melalui Kanit Reskrim, Ipda Karyono.

Akibat perbuatannya, pelaku yang sudah empat kali berurusan dengan polisi dalam kasus serupa, harus kembali meringkuk di balik jeruji besi. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 363 ayat 1 ke 5-e KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Atas terungkapnya kasus ini, kami mengimbau kepada warga yang bekerja di tengah hutan untuk tidak terlalu jauh meninggalkan kendaraannya saat melakukan aktivitas di tengah hutan, agar kendaraannya tidak menjadi sasaran maling,” imbuh Ipda Karyono. (ful)