Kediri, ArahJatim.com – Guna merangsang setiap warganya untuk terus berinovasi, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Cipta Karya Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG).
Sembilan dari 26 nominator berhak menerima penghargaan lomba tersebut yang diserahkan langsung oleh Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno. Kesembilan orang pemenang penghargaan tersebut adalah Roni Dwi Wijayanto dengan alat Sircular Paket, M. Anas Solikin dengan inovasi Pompa Air Tenaga Surya, Prasetyo Utama dengan alat Tugal Pupuk.
Baca Juga :
- Kajari Kediri Ajak Setiap Warga Negara Tumbuh Kembangkan Semangat Pahlawan
- Bupati Kediri : ASN Harus Kreatif Dan Inovatif
- Kabag Kesra Pemkab Kediri Tanggapi Tudingan Habiskan Anggaran Rp 1,4 Miliar Untuk Salat Malam
Kemudian Dawali dengan inovasi Pompa Air Manual, M. Fatkhur Afrulloh, penemu alat Penyiraman Tanaman Otomastis Via Telegram, Dwi Puji Lestari dengan Fitting Lampu Sensor Tepuk.
Selanjutnya, Eko Yohanes Setyawan dengan Alat Destilasi Minyak Sereh Rotari, Risa Asnawi, penemu Koas Semar, dan Muhammad Najmin dengan alat Dome.
Penghargaan diserahkan Bupati Haryanti pada gelaran Pencananganan BBGRM XVI Tahun 2019 di Desa Kedungmalang Kecamatan Papar, Selasa (12/11). Adapun penilaian lomba telah dilaksanakan DPMPD Kabupaten Kediri pada tanggal 29 dan 31 Oktober 2019 lalu.
“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pemenang yang telah menerima penghargaan maupun masuk nominasi. Untuk TTG ini semuanya berguna dalam segala sektor walaupun harus lebih ditingkatkan lagi. Untuk anak-anak SMK, banyak sekali inovasi-inovasi yang dapat diciptakan dan dikembangkan. Semoga ini nanti banyak yang memesan dan menjadi sumber penghasilan,” kata Bupati Kediri.
Kegiatan lomba TTG dimaksudkan untuk merangsang perkembangan teknologi tepat guna di Kabupaten Kediri. Tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi kepada pelaku (pencipta) teknologi tepat guna dan menambah pengetahuan dan wawasan bagi pemerintah, para pelaku TTG sendiri maupun masyarakat tentang perkembangan teknologi serta manfaatnya. Yang tidak kalah penting, seleksi ini juga untuk memasyarakatkan teknologi dan metode untuk menumbuhkan budaya entrepreneur.
Hasil-hasil karya lomba inovasi teknologi tepat guna diharapkan mampu menjawab persoalan masyarakat, tepat sasaran, mudah penggunaannya serta dapat mengelola potensi sumber daya lokal. (Kominfo).











