Buku Bertajuk “IBU” Ceritakan Keseharian Khofifah Indar Parawansa

oleh -
oleh

Lumajang, ArahJatim.com – Buku bertajuk “IBU” Khofifah Indar Parawansa, karya Trisnadi Marjan dan Fatimatuz Zahroh akhirnya merebak ke sejumlah daerah di Jawa Timur. Bahkan, buku yang baru launching pada pertengahan November 2021 lalu itu telah dipesan untuk dibedah bersama dengan kalangan akademisi. Salah satunya di Institut Agama Islam (IAI) Syarifuddin, Wonorejo, Lumajang, Kamis (2/11/2021).

Dalam paparan di acara bedah buku tersebut, Trisnadi menjelaskan, buku jurnalistik foto itu penting diketahui masyarakat umum. Sebab selain menceritakan soal kepribadian Gubernur Jawa Timur, buku ini juga mengandung pesan moral tentang nilai-nilai jurnalistik dan kemanusiaan.

“Buku itu merekam sosok ibu yang pekerja keras, cerdas dan ikhlas yang saya temukan dari Ibu Khofifah dalam mengabdi pada nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Trisnadi saat dikonfirmasi ArahJatim.com.

pasang iklan_rev3

Selain memiliki nilai-nilai jurnalistik, buku dengan jumlah halaman 270 itu ini merekam banyak peristiwa penting yang terjadi selama Khofifah menjadi Menteri Sosial dan Gubernur Jawa Timur. Bahkan, hingga peristiwa di wilayah Puncak Jaya, Papua.

Suasana bedah buku “Ibu” karya Trisnadi Marjan dan Fatimatuz Zahroh. (Foto: arahjatim.com/rokhmad)

“Buku ini saya buat dalam waktu yang cukup lama, sebab awal ide itu muncul saat Bu Khofifah menjadi Menteri hingga akhirnya terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur,” tambahnya.

Dalam cetakan pertamanya saja, 1000 eksemplar sudah habis dipesan dan dibagikan kepada masyarakat dan mahasiswa di Jawa Timur. Sementara untuk cetakan kedua, sekitar 3000 eksemplar telah siap dicetak dan akan kembali dibagikan kepada masyarakat secara cuma-cuma.

“Buku ini tidak kami perjualbelikan mas. Harapannya semakin banyak yang dicetak dan dibaca saya yakin akan makin banyak pula manfaatnya,” pungkas Jurnalis Foto itu.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Syarifuddin, Nafis mengaku banyak mendapatkan pandangan dan wawasan baru, terutama soal perjalanan penulis dalam melakukan peliputan maupun proses penyusunan buku ini.

“Yang jelas kami banyak mendapatkan pengetahuan baru, terlebih buku jusnalistik foto ini sesuai dengan jurusan kami di kampus,” ungkap Muhammad Nafis Karim, Ketua HMPS KPI IAI Syarifuddin. (rokhmad)

No More Posts Available.

No more pages to load.