Pamekasan, ArahJatim.com – Dengan adanya sedikit perselisihan antara Petugas dan WBP(warga binaan pemasyarakatan) diblok perempuan pada akhir Agustus 2022 dilapas 2A Pamekasan dan sempat mencuat dalam pemberitaan media online setelah hampir dua Minggu setelah kejadian.
Ka.KPLP Lapas 2A Pamekasan, Leksono Novan Saputro mengatakan bahwa background atau figur dari kedua orang tersebut baik WBP maupun petugas, keduanya tidak pernah melakukan pelanggaran bahkan tergolong pribadi yang santun, baik dan supel.
“Sebenarnya saya sebagai Ka.KPLP sudah klarifikasi atas kejadian tersebut adalah murni miskomunikasi, memang karena ada suatu obrolan pembicaraan yang arahnya menyentuh ke ranah yang sifatnya sedikit pribadi, sebetulnya dari kedua orang tersebut sangat akrab dan pada saat ngobrol mungkin ada salah satu pihak yang lagi ada masalah atau mungkin lagi PMS. Sehingga terjadi hal tersebut, maklum namanya perempuan kita juga tidak bisa menebak serta membacanya”, ujarnya saat ditemui diruangannya. Senin(03/10/2022).
“Sebagai atasan dan KA.KPLP, sekaligus pengayom, Saya mengambil langkah untuk mempertemukan kedua belah pihak untuk menjembatani permasalahan yang terjadi pada hari itu juga. Akhirnya kedua belah pihak bersepakat untuk berdamai dan saling memaafkan atas kejadian tersebut serta kedua belah pihak menandatangani surat pernyataan damai secara tertulis “,tegasnya.
“Mungkin WBP tersebut sempat bercerita kepada pihak keluarga saat menjenguk dan tidak memberitahukan bahwa kejadian tersebut sudah damai dan selesai, sehingga kasus tersebut sampai naik dalam pemberitaan. Perlu diketahui bahwa kasus ini terjadi dengan spontanitas dan tidak ada niatan dari kedua belah pihak”,pungkasnya.(ndra)










