Lumajang, ArahJatim.com – Ribuan buruh pabrik rokok maupun buruh tani tembakau segera menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari dana bagi hasil cukai tembakau, seperti yang pernah dijanjikan oleh pemerintah.
Bahkan, pihak Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Lumajang memastikan proses penyalurannya pada akhir September, Selasa (28/09/2021).
“Program ini semoga bisa meringankan beban para Buruh Tani Tembakau dan Buruh Rokok terutama di masa pandemi Covid-19, Insya akhir bulan ini akan segera cair,” ungkap Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab. Lumajang, Murdiyanto.
Pihaknya menjelaskan jika data yang sudah masuk hingga ini berjumlah 1.697 orang, dengan besaran Rp. 300.000, selama 8 bulan ke depan. Dengan kategori buruh tembakau maupun buruk pabrik yang bermitra dan berpita cukai.
“Karena ini program BLT Cukai, maka yang akan dapat hanya buruh tani maupun buruh pabrik resmi,” tambahnya.
Sementara itu, Sanom salah satu buruh tembakau asal Kecamatan Tempeh mengaku senang mendengar berita BLT Cukai ini, Pasalnya 2 bulan terakhir musim hujan bebarengan dengan masa panen, sehingga berpengaruh pada kualitas tembakau.
“Beberapa bulan ini kan sering hujan, sehingga banyak tembakau hasil panen saya yang seharusnya masuk ternyata ditolak, makanya kami sangat berharap bantuan ini bisa segera cair dan utuh,” harap petani yang berusia lanjut itu.
Untuk itu, pemerintah mengimbau agar warga, petani, dan buruh tani pro aktif membantu memerangi peredaran rokok illegal, dengan mengkonsumsi rokok berpita cukai. (Rokhmad)










