Banyuwangi Terus Bagi-Bagi Masker Gratis Produksi UMKM ke Warga

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Banyuwangi mulai mendistribusikan satu juta masker hasil produksi UMKM dan para penjahit kampung. Pada tahap awal pembagian masker ini, sebanyak 138 ribu masker langsung didistribusikan ke 63 desa/kelurahan di enam kecamatan.

Penyerahan masker dilakukan Bupati Abdullah Azwar Anas, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Ketua DPRD I Made Cahyana, dan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi M. Mikroj.

Pada tahap ini, masker dibagikan kepada 63 desa dan kelurahan di enam kecamatan yakni Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Banyuwangi, Glagah, Giri dan Licin. Setiap desa/kelurahan masing-masing mendapat jatah 2.000 unit masker.

Sebelumnya Gugus Tugas juga rutin membagikan masker kepada para pedagang di pasar dan warga.

“Saya minta agar kades, lurah, camat bisa membagikan masker ini secara tertib dan bijaksana. Imbau warga agar terus menggunakan masker sebagaimana protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Anas.

Baca juga:

Anas menyadari masker yang dibagikan pemkab tentunya masih belum dapat memenuhi kebutuhan masker semua warga Banyuwangi secara merata. Mengingat jumlah warga Banyuwangi yang mencapai 1,7 juta jiwa.

“Memang tidak semua warga bisa mendapat masker dari Gugus Tugas, tapi minimal dengan pembagian masker ini diharapkan bisa mendorong kesadaran warga untuk menggunakan pelindung diri,” ujar Anas.

Ketua DPRD I Made Cahyana menambahkan, kepada para Kades agar jangan pernah bosan untuk mengingatkan warganya untuk melakukan pencegahan penularan virus Corona. Karena tidak dipungkiri, masih banyak warga yang “ngeyel” apabila diingatkan untuk memakai masker ataupun tidak membuat kerumunan.

“Lurah dan Kades jangan pernah bosan untuk mengingatkan. Memang harus diingatkan terus-menerus sebagai bentuk kepedulian kita pada warga. Ini semua demi keselamatan kita bersama,” ujar Made.

Sementara itu Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin juga berpesan agar Kades mengajak warganya bergotong royong, bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan desanya. Yang dimulai dari keluarga masing-masing.

“Memang dalam menghadapi pandemi ini kita tidak boleh takut berlebihan. Tapi tetap waspada karena pencegahan lebih baik daripada mengobati. Selain memakai masker, ingatkan warga untuk tetap di rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak,” pesan Arman. (adv.hmsbwi/ful)