Kediri, ArahJatim.com – Merayakan hari jadi Kabupaten Kediri ke-1222, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan menggelar perhelatan akbar bagi para pecinta satwa air. Bertajuk “Kediri Aquatic”, acara ini berlangsung meriah pada Sabtu dan Minggu, 25-26 April 2026, berpusat di Sentra UMKM Pasar Ikan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, menyatakan bahwa agenda ini bukan sekadar perlombaan, melainkan strategi untuk menggairahkan kembali sektor perikanan hias, khususnya komoditas ikan Molly yang sempat stagnan.
Semarak Lomba Kreatif dan Edukasi Anak
Rangkaian acara diawali dengan berbagai kompetisi kreatif yang melibatkan masyarakat lokal hingga pelajar. Pada Sabtu, 25 April, suasana Sentra UMKM dipadati oleh ratusan siswa dari jenjang TK, SD, hingga SMP yang mengikuti lomba menggambar dan mewarnai.
”Untuk lomba menggambar dan mewarnai memang kita fokuskan untuk peserta lokal Kediri. Tujuannya untuk mengenalkan potensi ikan hias dan UMKM kita kepada generasi muda sejak dini,” ujar Nur Hafid saat ditemui di lokasi acara.
Selain itu, panitia juga menggelar lomba fotografi on-the-spot di area Kediri Aquatic serta lomba video potensi ikan Molly yang telah diikuti oleh sedikitnya 50 peserta kreatif.
Kontes Skala Nasional: Ikan Molly dan Cupang Jadi Primadona
Meski lomba edukasi bersifat lokal, magnet utama acara ini—yakni Kontes Ikan Molly dan Kontes Ikan Cupang—berhasil menarik minat peserta dari seluruh penjuru Indonesia.
Nur Hafid mengungkapkan, khusus untuk ikan Molly, pihaknya tengah melakukan upaya serius untuk membentuk ekosistem komunitas yang solid.
”Tahun ini kita mulai membentuk komunitas ikan Molly skala kontes. Kami berharap melalui event nasional ini, ada peningkatan pegiat dan minat masyarakat kembali tinggi terhadap ikan Molly di Kediri,” jelasnya.
Puncak Acara dan Pengumuman Pemenang
Kemeriahan Kediri Aquatic akan mencapai puncaknya pada Minggu siang, 26 April 2026. Agenda utama di hari kedua adalah pengumuman pemenang sekaligus pembagian hadiah bagi para jawara kontes ikan nasional dan lomba kreatif lainnya.
Selain menyajikan kompetisi, pengunjung juga dimanjakan dengan pameran beragam produk unggulan dari UMKM Kabupaten Kediri. Langkah ini diambil agar Sentra UMKM Pasar Ikan semakin dikenal sebagai pusat ekonomi kreatif yang terintegrasi di Kediri.
”Kami ingin masyarakat tahu bahwa di sini ada ikan hias berkualitas tinggi dan beragam produk UMKM yang luar biasa. Semoga acara ini menjadi pemantik ekonomi pasca perayaan hari jadi,” tutup Nur Hafid. (ang)












