Tulungagung, ArahJatim.com – Sesuai prediksi, arus balik dan potensi puncak kemacetan, membuat Tulungagung yang merupakan bagian dari arus padat, untuk memperlancar arus balik maupun wisatawan.
Kepolisian, Dishub Tulungagung melakukan antisipasi maksimal untuk tetap memperlancar arus lalu lintas yang ada. Seperti diketahui, Tulungagung selain sebagai kota yang banyak potensi wisatanya, Tulungagung juga merupakan kota poros ke beberapa kota lainya, seperti Trenggalek, Blitar, maupun Kediri.
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto, ketika ditemui saat inspeksi langsung dilapangan, menyatakan bagaimanapun situasi dan kondisi, petugas wajib memberikan rasa aman dan nyaman, dalam berlebaran ini.
” Kita pastikan personel di pos-pos Pengamanan, harus melaksanakan tugas sesuai petunjuk dan arahannya pimpinan. Meskipun kondisi hujan personel tetap sigap dalam mengatur arus lalu lintas seiring mulai terjadinya lonjakan masyarakat melakukan arus balik”, ungkapnya kepada media, termasuk Arahjatim.com. Sabtu sore 7/5/2022.
Seperti diketahui, jelang puncak arus mudik, dan balik memang diprediksi Sabtu-Minggu di Tulungagung akan terjadi. Hal ini seperti disampikan tokoh masyarakat di wilayah kecamatan Ngantru, yang sekaligus dosen salah satu perguruan tinggi di Kediri, Drs Basuki Rosadi, yang kebetulan tinggalnya di jalur jalan raya Ngantru-Kediri.
” Hari Sabtu kemungkinan masih ada yang beranjangsana ke Tulungagung, sekaligus mengunjungi tempat tempat wisata yang tersebar di wilayah ini. Sedangkan hari Minggu, antisipasi kembalinya juga diperkirakan padat”.
Dalam inspeksi langsungnya, yang juga didampingi Kasat lantas polres Tulungagung, AKP. Muhamad Bayu Agustyan, AKBP Handono Subiakto, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik, agar mematuhi rambu lalu lintas dan tetap mengedepankan etika dalam berkendara.(dni)










