Kediri, ArahJatim.com – Semangat kepedulian masyarakat Kabupaten Kediri benar-benar tak kenal waktu. Respons super cepat ditunjukkan oleh SMPN 1 Gampengrejo yang langsung mengirimkan bantuan kemanusiaan ke BPBD hanya beberapa jam setelah menerima surat edaran penggalangan donasi bencana dari BPBD Kabupaten Kediri.
Surat edaran itu baru diterima pihak sekolah pada malam hari. Namun, keesokan paginya, paket bantuan dari siswa, guru, dan karyawan sekolah sudah siap meluncur untuk melengkapi donasi yang akan segera dikirim ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Guru SMPN 1 Gampengrejo, Agung Purwoko Edi, menjelaskan bahwa donasi yang terkumpul murni hasil spontanitas.
“Ini donasi dari anak-anak dan bapak ibu guru. Ada obat-obatan, pampers anak dan dewasa, Indomie 10 kardus, kopi-teh, minyak kayu putih, roti, dan wafer. Edarannya baru kami terima tadi malam, dan pagi langsung kami jalankan. Cepat, kilat,” jelas Agung.
Aksi sigap ini menjadi bagian dari gelombang kepedulian massal yang dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Kediri.
Tembus Dua Truk Lebih!
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, menyatakan bahwa penggalangan donasi ini adalah tindak lanjut dari imbauan BPBD Provinsi.
“Penggalangan donasi ini berjalan sejak hari Minggu, dan hari ini adalah hari terakhir karena bantuan harus segera kami serahkan ke BPBD Provinsi untuk dibawa ke Sumatera,” ujar Djoko pada 2 Desember 2025.
Total donasi yang terkumpul dari seluruh masyarakat dan OPD Kabupaten Kediri hingga hari terakhir ini sungguh fantastis, mencapai dua truk berukuran tiga perempat, bahkan ada tambahan satu truk lain dari Gurah yang masih dalam proses pengambilan.
Menurut Djoko, bantuan yang paling banyak disumbangkan adalah makanan instan, namun kebutuhan utama yang diminta BPBD Provinsi meliputi:
- Obat-obatan
- Makanan instan
- Pampers dan pembalut wanita
- Terpal
- Kantong jenazah
- Minyak kayu putih
Agung dari SMPN 1 Gampengrejo berharap semangat gotong royong ini menjadi pengingat penting bagi semua, terutama siswa, tentang pentingnya menjaga alam dan memperkuat kepedulian sosial.
“Kita ambil hikmahnya, jangan saling menyalahkan. Ini waktunya mengajak anak-anak peduli dan saling membantu,” tutupnya.
Gerak cepat ini membuktikan bahwa musibah di daerah lain disambut dengan solidaritas yang tinggi dari warga Kabupaten Kediri, memastikan logistik segera terdistribusi untuk membantu pemulihan korban bencana di Sumatera. (das)










