Banyuwangi, ArahJatim.com -Kerja keras Kepolisian Sektor Glagah, Banyuwangi untuk mengungkap siapa pelaku sekaligus ibu bayi perempuan yang dibuang di sebuah surau pinggir sungai Desa Kenjo Kecamatan Glagah, beberapa waktu lalu, akhirnya membuahkan hasil. Pelaku adalah R (27), warga setempat berstatus janda sekaligus anak dari saksi, pasangan suami istri Ansori dan Masruroh yang pertama kali menemukan bayi.
Menurut Kapolsek Glagah, AKP Imron, setelah mendapat laporan terkait penemuan bayi perempuan hari Minggu dinihari (18/8/2019) lalu, pihaknya langsung mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa sejumlah saksi. Dari keterangan beberapa saksi mengarah ke satu orang tersangka yaitu, R yang tak lain adalah anak dari saksi yang pertama kali menemukan bayi. Tersangka nekat membuang bayinya lantaran takut diketahui oleh tetangganya, karena bayi itu hasil dari hubungan gelap.
“Setelah kita kumpulkan bukti dan saksi, mengarah kepada seorang perempuan berinisial R usia 27 tahun. Kita lakukan pemeriksaan dan R mengakui bahwa itu adalah bayinya. Alasannya takut kelahirannya diketahui orang lain, karena hasil hubungan helap, soalnya dia seorang janda,” ungkap AKP Imron kepada sejumlah wartawan termasuk Arahjatim.com, Rabu (21/8/2019).
Baca juga:
- Bayi Malang Ditemukan Kedinginan Di Sebuah Surau Tepi Sungai.
- Kasus Bayi Dibuang Di Surau Jadi Perhatian, Warga Berebut Ingin Adopsi.
- Warga Geger, Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Di Tempat Sampah Pasar Blambangan.
Mantan Kasat Narkoba Polres Banyuwangi ini menambahkan, selain memeriksa R, pihaknya juga memeriksa saksi atas nama Ansori sekaligus Ketua RT01/ RW01 yang merupakan ayah dari tersangka. Berdasarkan keterangan saksi, dirinya dan juga istrinya, Masruroh yang pertama kali menemukan sang bayi tergeletak di surau pinggir sungai belakang rumahnya. Keduanya tidak mengetahui jika anaknya dalam kondisi hamil.
“Saksi tidak tahu kalau anaknya hamil. Itu dikuatkan dengan keterangan R yang mengaku tidak memberitahu siapapun terkait kehamilannya,” kata Kapolsek.
Sementara itu, meski R berstatus tersangka polisi belum melakukan penahanan, sebab usai melahirkan kondisinya masih lemah.
Sebelumnya bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di surau Desa Kenjo, Kecamatan Glagah lengkap dengan tali pusar dan ari-ari oleh pasangan suami istri Ansori dan Masruroh. Atas temuan tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa setempat dan aparat kepolisian. (ful)










