Jakarta, ArahJatim.com – Perubahan pola hidup masyarakat dalam beberapa tahun terakhir mendorong meningkatnya kebutuhan akan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga adaptif terhadap berbagai aktivitas. Rumah kini berkembang menjadi ruang multifungsi, mulai dari tempat beristirahat, bekerja, hingga pusat interaksi keluarga.
Dalam kondisi tersebut, renovasi hunian menjadi pilihan strategis. Dibandingkan membeli atau membangun rumah baru, renovasi dinilai lebih efisien, terutama di tengah kenaikan suku bunga kredit perumahan serta harga properti yang terus meningkat.
Selain itu, kebutuhan akan ruang kerja di rumah turut mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan fungsi hunian yang telah dimiliki.
Dari sisi biaya, renovasi rumah membutuhkan perencanaan finansial yang matang. Kebutuhan dana untuk renovasi rumah sederhana dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Oleh karena itu, fleksibilitas akses pembiayaan menjadi faktor penting agar renovasi tetap dapat direalisasikan tanpa mengganggu stabilitas keuangan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menghadirkan solusi pembiayaan melalui produk BRI Flash, yakni fasilitas dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan.
Produk ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan dengan proses cepat dan fleksibel, sehingga masyarakat dapat merencanakan renovasi rumah secara lebih optimal.
Melalui BRI Flash, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan, tenor hingga 4 tahun, serta plafon pembiayaan hingga 90% dari nilai kendaraan yang dijaminkan.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan renovasi rumah kini menjadi kebutuhan yang semakin penting seiring perubahan gaya hidup masyarakat.
“BRI Finance hadir memberikan solusi pembiayaan yang mudah diakses dan fleksibel, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan renovasi sekaligus menjaga perencanaan keuangan secara terstruktur,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola risiko yang disiplin dalam setiap penyaluran pembiayaan, guna menjaga kualitas aset dan mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES






