
Bangkalan, ArahJatim.com – Kesehatan merupakan hal vital bagi siapapun, termasuk juga bagi pemerintah yang terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Namun dibalik itu ada saja masalah yang harus dihadapi oleh pemerintah. Di antaranya memberantas calo yang mengambil keuntungan secara ilegal kepada pasien yang dibantu.
Wakil Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Farhat Suryaningrat menyampaikan kekesalannya pada Rabu (24/4/2019) dengan menyebut ada calo yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis, sementara pasien mudah dipengaruhi, dengan demikian banyak yang tertipu dan harus mengeluarkan uang.
“Yang gratis itu seperti ibu hamil beresiko tinggi, penyakit-penyakit kronis seperti TBC dan yang lainnya, namun masih ada saja pasien yang tertipu dengan calo,” ujar Farhat.
Menurutnya program pemerintah berupa KIS (Kartu Indonesia Sehat) itu sangat membantu pasien. Program tersebut tidak membebani pasien dengan biaya kesehatan.
Baca Juga :
Meski demikian program tersebut rentan dimanfaatkan calo, terutama kepada pasien kurang mampu dan tidak memiliki KIS, padahal pasien itu bisa langsung menemui petugas kesehatan RSUD untuk mendapatkan pelayanan gratis.
Pihak rumah sakit mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari calo dan langsung saja menghubungi petugas RSUD. Sebab, biasanya calo meminta pasien untuk membeli obat, padahal gratis. (fik)










