Aktivitas Penyeberangan Di Pelabuhan Ketapang Sempat Ditutup Hampir 1 Jam

oleh -
oleh
Antrean sejumlah truk di jalur menuju kapal feri yang sandar di dermaga Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Akibat hujan deras disertai angin kencang di perairan Selat Bali, aktivitas di pelabuhan penyeberangan Ketapang, Banyuwangi sempat ditutup hampir satu jam, Kamis (4/4/2019) malam. Penutupan penyeberangan dimulai pukul, 21.07 dan dibuka kembali pada pukul 21.40 WIB.

Menurut petugas kepolisian KP3 (Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan) Tanjungwangi yang bertugas di pelabuhan, penutupan sementara penyeberangan itu terpaksa dilakukan karena jarak pandang pelayaran sangat terbatas akibat adanya kabut tebal di seputaran perairan Selat Bali. Meskipun demikian, penutupan penyeberangan ini tidak sampai menyebabkan penumpukan dan antrean kendaraan yang akan menyeberang ke Pulau Bali.

“Tadi penyeberangan sempat ditutup oleh Syahbandar hampir satu jam. Tapi sekarang sudah kembali dibuka. Penyeberangan sekarang kembali lancar tidak sampai ada antrean kendaraan”, ujar Aiptu Agus Adi Wiyono.

pasang iklan_rev3

Baca juga:

Sementara itu, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihak Syahbandar pelabuhan Ketapang akan terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi. Selain itu, pihaknya juga akan memberlakukan sistem buka tutup penyeberangan jika cuaca buruk kembali terjadi di perairan selat Bali.

“Syahbandar juga akan memberlakukan sistem buka tutup penyeberangan kalau cuaca kembali buruk”, pungkas Kanit Provos KP3 Tanjungwangi.

Pihakya juga mengimbau kepada seluruh nakhoda kapal atau operator pelayaran yang melayani jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan pelayaran. Nakhoda juga diharapkan selalu memperhatikan berita cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG maupun dari stasiun radio pantai. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.