Angkat Pontensi Ikan Hias Dengan Festival

oleh -
Penyerahan trofi kepada para pemenang Koi Show dan Betta Contest Bertempat di Convention Hall Simpang Gumul, Kabupaten Kediri. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri,Arahjatim.com – Penyelenggaraan Award Ceremony 7th Kediri Koi Show dan 5th Kediri Betta Contest menjadi puncak pelaksanaan Festival Ikan Kabupaten Kediri. Bertempat di Convention Hall, acara yang digelar Minggu (4/318) ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Ketua Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI), perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim, para pejabat di lingkungan Pemkab Kediri serta para peserta dan pecinta ikan koi dan betta.

Festival Ikan digelar selama tiga hari, dimulai tanggal 2 Maret 2018. Sebanyak 207 peserta dan 700 ekor ikan berpartisipasi pada event kali ini. Sebagai salah satu agenda kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1204, acara yang merupakan kali pertama pelaksanaan Koi Show dan Betta Contes secara bersamaan tersebut diikuti peserta dari berbagai kota di Indonesia, seperti Malang, Surabaya, Ciamis, Jakarta, Palembang, Medan dan Batam.

Ketua 1 APKI Lukas Sidharta mengatakan perkembangan koi di Kabupaten Kediri luar biasa, dan sudah mampu mendekati sentra-sentra koi seperti di Blitar dan Surabaya.

“Di Jawa Timur perkembangan koi juga sangat bagus, salah satunya terlihat dari kualitas ikan yang memenangkan lomba kali ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Saya berharap kerjasama dapat terus terjalin antara pemerintah daerah dan komunitas koi untuk bersama-sama membangun koi di Kabupaten Kediri dan Indonesia,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri H. Supoyo, SH. MSi. sangat mengapresiasi terselenggaranya Festival Ikan Kabupaten Kediri. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pembudidaya koi dan cupang di Kabupaten Kediri serta bagi pembudidaya ikan hias di seluruh Indonesia.

“Sebagai agenda rutin yang akan digelar tiap tahun, event ini menjadi ajang yang sangat baik untuk mempertemukan para pembudidaya dan penghobi ikan hias dari berbagai daerah di Indonesia. Sehingga akan dapat meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus mengangkat ikan hias lokal sebagai salah satu produk unggulan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri,” katanya.

Suasana pelaksanaan Koi Show dan Betta Contes secara bersamaan di Convention Hall, Simpang Gumul Kabupaten Kediri. (Foto: arahjatim.com/das)

Sampai tahun ini, potensi ikan hias di Kabupaten Kediri tercatat sebanyak 291.551.000 ekor. Untuk betta sejumlah 96.720.000 ekor dengan nilai ekonomis sekitar Rp43 miliar. Sementara itu koi tercatat 59.703.000 ekor dengan nilai ekonomis mencapai Rp238 miliar. Sentra ikan tersebar di beberapa wilayah, yaitu Kecamatan Plosoklaten, Ngadiluwih, Badas, Kras, Kandat, Ringinrejo, Gurah dan Wates. Wilayah-wilayah tersebut diharapkan menjadi pusat pembudidayaan dan pemasaran ikan hias koi yang nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri

Di akhir acara dilaksanakan penyerahan trofi kepada para pemenang Koi Show dan Betta Contest, di antaranya kepada Supriyono dari Tulungagung, sebagai juara umum dan peserta terbanyak (81 ekor). Trofi juga diserahkan kepada Keefe Aquila Chandra dari Ciamis yang berhasil menjadi Grand Champion, dengan memperlombakan koi jenis Kohaku berukuran 65cm. (das)