Kediri, ArahJatim.com – Ma’had Aly Hidayatul Mubtadiin Pondok Pesantren Lirboyo kembali mencetak ratusan kader ulama mumpuni. Pada Selasa pagi, 27 Januari 2026, suasana khidmat menyelimuti Aula Al-Muktamar saat digelarnya Wisuda Marhalah Ula (S1) ke-7 dan Marhalah Tsaniyah (S2) ke-4.
Acara ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum pengukuhan tanggung jawab bagi para penjaga khazanah keislaman di era modern.
Ribuan Wisudawan Siap Mengabdi
Dalam laporannya, Mudir (Rektor) Ma’had Aly Hidayatul Mubtadiin, KH. Athoillah Anwar, merinci jumlah lulusan tahun ini yang mengalami peningkatan signifikan. Total wisudawan mencapai lebih dari seribu santri yang telah menuntaskan pendidikan tinggi berbasis kitab kuning tersebut.
Berikut adalah rincian wisudawan Ma’had Aly Lirboyo 2026:
- Marhalah Ula (M1/S1): 1.047 Wisudawan
- Marhalah Tsaniyah (M2/S2): 128 Wisudawan
Kehadiran para masyayikh sepuh Lirboyo, termasuk KH. Anwar Manshur, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, dan KH. An’im Falahuddin Mahrus, menambah kekhusyukan prosesi wisuda yang dihadiri oleh seluruh civitas akademika.
Pesan Mendalam KH Abdullah Kafabihi: Ilmu adalah Perjanjian Berat
Salah satu momen paling berkesan dalam wisuda ini adalah pesan (mauidzah) yang disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus. Beliau menekankan bahwa gelar akademik yang diraih bukanlah akhir dari pencarian, melainkan awal dari tanggung jawab besar.
Beliau mengutip dawuh ulama yang sangat menyentuh hati para wisudawan:
مَنْ أَخَذَ الْعِلْمَ فَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقًا غَلِيظًا
“Barang siapa mengambil ilmu, maka sungguh ia telah mengambil perjanjian yang sangat berat.”
Menurut beliau, ilmu yang didapat di Ma’had Aly harus dibarengi dengan kesiapan memikul amanah dalam bentuk amal nyata, adab yang luhur, kejujuran, serta keberanian dalam menyampaikan kebenaran di tengah masyarakat.
Komitmen Mencetak Lulusan Berakhlak Mulia
Lebih lanjut, Kiai Kafabihi menegaskan bahwa ilmu yang dijalankan dengan amanah akan mengangkat derajat pemiliknya di sisi Allah dan manusia. Sebaliknya, ilmu yang diabaikan tanggung jawabnya justru akan menjadi beban bagi pemiliknya di akhirat kelak.
Wisuda ke-7 untuk jenjang S1 dan ke-4 untuk jenjang S2 ini menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Lirboyo dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh. (das)











