Wisata Banyuwangi Berkembang, Investor Terus Berdatangan

oleh -
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas didampingi CEO Property Kokoon Hotel, Budiman melakukan ground breaking pembangunan hotel yang terletak di Jalan Banyuwangi – Jember KM 7 Rabu (27/2/2019}. ( Foto : ArahJatim.com/humas/ful )

Banyuwangi, ArahJatim.com – Perkembangan dunia pariwisata di Banyuwangi telah menarik perhatian dunia usaha untuk menanamkan investasinya di sana. Salah satunya adalah jaringan Hotel Kokoon yang kini tengah mengembangkan usahanya di Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, melakukan ground breaking pembangunan hotel yang terletak di Jalan Banyuwangi-Jember KM 7 tersebut, Rabu (27/2).

“Hadirnya hotel bintang empat yang diusung oleh Kokoon memberikan pilihan yang semakin menarik bagi wisatawan,” kata Bupati Anas.

Anas mengakui dalam proses masuknya investasi Kokoon di Banyuwangi, pihaknya tidak langsung mengeluarkan izin pembangunan bagi hotel tersebut. Izin mendirikan hotel tersebut diberikan setelah hotel terakhir yang dalam proses pembangunan selesai dibangun dan beroperasi di Banyuwangi.

“Izin pembangunan kami berikan setelah hotel Dialoog grup Alila yang ada di Kecamatan Kalipuro beroperasi. Ini sebagai komitmen kami pada investor, untuk memberikan kenyamanan iklim berinvestasi,” kata Anas.

Selain itu, desain arsitektur Hotel Kokoon sendiri menurut Anas telah mengakomodir desain arsitektur lokal yang menjadi salah satu syarat diterbitkannya izin pembangunan hotel oleh daerah.

Sebelumnya semua hotel berbintang di Banyuwangi seperti Aston, El-Royale, Santika, Alila, Dialoog semuanya menampilkan ciri khas arsitektur lokal Banyuwangi, baik pada desain eksterior maupun interior gedung. Seperti atap hotel yang mengadopsi atap rumah Suku Khas Using, suku asli Banyuwangi.

Baca juga:

Selama tahun 2018 lalu, terdapat lebih dari 34.000 orang yang mengunjungi  Banyuwangi dari berbagai instansi pemerintahan seluruh Indonesia untuk studi banding. Tiap tahun rata-rata lebih dari 100 instansi pemerintahan dan swasta yang berkunjung ke Banyuwangi. Satu instansi rata-rata membawa 80 rombongan.

Sementara itu CEO Property Kokoon Hotel, Budiman mengatakan kehadiran hotel dalam jaringan grup Kokoon tersebut untuk ikut serta dalam geliat pariwisata Banyuwangi. Kokoon sendiri melihat Banyuwangi memiliki potensi pariwisata yang unik dan berbeda dengan daerah lainnya.

“Hotel ini akan berdiri dengan 13 lantai dengan luas bangunan mencapai 17 ribu meter persegi. Kamar yang disediakan berjumlah 166 room yang terdiri atas deluxe dan executive serta akan dilengkapi ballroom yang dapat menampung hingga 2.000 orang,” pungkas Budiman. (humas/ful)