Viral, WNA Di Sumenep Miliki KTP, Inilah Penjelasan Dukcapil

by -
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Sumenep, Wahasah berikan penjelasan seputar isu KTP Warga Negara Asing (WNA) yang viral di media sosial. (Foto: arahjatim.com/m-han)

Sumenep, ArahJatim.com  – Isu KTP Warga Negara Asing (WNA) yang viral di media sosial, ditanggapi Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Sumenep. Menurut Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Wahasah, Selasa, (5/3/2019) masalah itu bukan hal yang baru, karena WNA bisa mendapatkan KTP.

Wahasah mengungkapkan, UU. Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyebut, WNA bisa mendapatkan KTP selama memenuhi persyaratan. Itu pun formatnya beda, yakni di dalam KTP ada keterangan asal negaranya.

“WNA yang sudah memenuhi syarat dan memilik izin tinggal tetap dapat memiliki KTP elektronik. Ini sesuai dengan UU Administrasi Kependudukan. Sehingga tidak haram WNA punya KTP elektronik,” ujarnya

Baca Juga: 

Ia juga menegaskan, syaratnya pun ketat, seperti harus punya izin tinggal tetap yang diterbitkan dari imigrasi. Selain itu, jangka waktunya bukan seumur hidup, melainkan menyesuaikan masa tinggalnya.

“Karena ini WNA, maka masa berlakunya tidak sama dengan WNI (bukan seumur hidup), bisa satu atau dua tahun,” imbuhnya.

Wahasah juga menegaskan, bahwa di Kabupaten Sumenep ada satu orang WNA tinggal di Kecamatan Rubaru yang berhak dapat KTP, akan tetapi KTP WNA tersebut tidak bisa digunakan untuk mengikuti coblosan pemilu.

“Karena syarat untuk mencoblos adalah WNI sementara di KTPnya tercantum negara asal, jadi tidak bisa untuk dapat hak suara,” pungkasnya. (M-Han)