Viral Video Pengeroyokan Di Pertunjukan Jaranan, Polisi 

oleh -
Kapolres Kediri, AKBP Roni Faisal Saiful Faton memberikan keterangan pers terkait kasus pengeroyokan di arena pertunjukan Jaranan yang sempat viral di media sosial. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri, ArahJatim.com Satreskrim Polres Kediri mengamankan enam orang pelaku pengeroyokan yang terjadi di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri yang viral di media sosial. Keenam pelaku itu melakukan tindakan pengeroyokan terhadap Sukma Riadi warga Desa Kayen Kidul Kabupaten Kediri di pertunjukan seni jaranan Desa Sambirejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Minggu (13/1/2019).

Keenam pelaku itu ialah Joko Prastyo (27) warga Kelurahan Ketami Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Riadi (36) warga Dusun Ngetrep Desa Kurungrejo Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk, Sunu David Amanu (25) warga Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dan, Eko Priono (44) warga Desa Bedug Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Rahmad Kurniawan (30) warga Dusun Sarasehan Desa Gambyok Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri dan Suhartoyo (38) warga Desa Turus Kecamatan, Gampengrejo Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton mengungkapkan pengamanan enam orang tersebut. Naman pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap keenam pelaku tersebut.

“Dari hasil penyelidikan satu persatu pelaku berhasil kita amankan. Saat ini kita masih lakukan pemeriksaan terharap keenam orang,” tegas AKBP Roni Faisal, Kamis (17/1/2019).

Peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban sedang melihat pertunjukkan kuda lumping Rogo Samboyo Putro bersama teman-temannya. Kemudian tiba-tiba ada seorang penonton yang tidak di kenal, berada di samping korban, melempar sendal ke arah penonton yang berada di depan.

Seketika kru kuda lumping yaitu pemain barongannya keluar menunjuk kearah Sukma dan langsung melakukan pemukulan. Akibat tindak pidana pengeroyokan tersebut, bagian wajah Sukma luka memar serta kepala dan bagian bibir atas juga bawah.

“Awalnya dipicu dari lemparan sendal. Kemudian para pelaku menghajar korban yang diduga pelempar sendal,” terang Kapolres Kediri.

Diungkapkan AKBP Roni Faisal, penangkapan pelaku terjadi setelah beredarnya video penggeroyokan seorang pemuda ketika melihat pertunjukan kuda lumping. Korban yang diketahui divideo dipukul oleh beberapa orang.

Petugas langsung melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil keterangan korban kepolisian berhasil mendapatkan beberapa indentitas pelaku pengeroyokan, yang ada di video tersebut. Petugaspun melakukan pengamanan terhadap para pelaku.

“Selain dari video kami juga memintai keterangan beberapa saksi untuk melakukan penangkapan para pelaku,” ungkap AKBP Roni Faisal. (das)