Banyuwangi, ArahJatim.com – Beberapa hari terakhir dunia jagat maya di Banyuwangi, digegerkan dengan ulah nyeleneh seorang pria yang melakukan onani di bilik Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Aksi pria tersebut terekam kamera warga hingga menyebar di berbagai grup WhatsApp (WA).
Kuat dugaan, lokasinya berada di ruang ATM sekitar Pasar Sumberayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Dalam video berdurasi 30 detik itu, wajah pria yang melakukaan onani tidak terlihat dengan jelas. Hanya terlihat adegan pria tersebut memegang alat kelaminnya dalam kondisi telanjang sementara baju dan celananya tergeletak di lantai bilik ATM.
“Onani Bung, onani di ATM Bung. Orang apa ini. Wuh lezat Bung. Mantap jiwa. Mberayu (Sumberayu) punya,” ujar seseorang yang diduga perekam video tersebut.

Hingga saat ini belum jelas kapan aksi nyeleneh pria tersebut dilakukan. Warga menduga pria yang belum diketahui identitasnya tersebut merupakan warga sekitar ATM.
“Sepertinya orang sini saja, wajahnya mirip dengan keponakan saya. Awalnya saya mengira itu ponakan saya, tapi ternyata bukan,” kata Suyati saat berada di depan ATM sekitar Pasar Sumberayu.
Sementara itu, menanggapi viralnya video pria nyeleneh sedang ditangani pihak kepolisian Polsek Muncar. Pihak kepolisian telah meminta rekaman CCTV kepada pihak pengelola ATM untuk mengetahui siapa pria nyeleneh tersebut.

“Masih kita selidiki, kita sudah minta rekaman CCTV dari pihak ATM tapi tidak ada. Tim Reskrim Polsek Muncar dan Resmob Polres juga masih menelusuri. Hari ini kita minta lagi rekaman CCTV. Bisa jadi itu dilakukan sebulan lalu,” kata Kapolsek Mucar, AKP Zaenuri kepada sejumlah wartawan termasuk Arahjatim.com usai mengikuti sertijab di Polresta Banyuwangi.
Selain itu, viralnya video pria onani di bilik ATM juga mendapat tanggapan dari Ketua MUI Banyuwangi. MUI Banyuwangi mendesak pihak kepolisian segera mengusut tuntas agar tidak meresahkan warga, terlebih dilakukan di tempat umum.
“Polisi harus menindak tegas, aksi pria tersebut jelas bertentangan dengan norma agama. Tempat umum harus dijaga dengan baik, tidak boleh digunakan untuk kegiatan nyleneh seperti itu (onani),” kata M. Yamin, Ketua MUI Banyuwangi. (ful)










