Banyuwangi, ArahJatim.com – Perang terhadap sampah terus digalakkan oleh seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali anggota TNI-Al Lanal Banyuwangi. Bersama ratusan pelajar dan relawan, mereka menggelar aksi bersih-bersih sampah di sepanjang Pantai Bulusan, Banyuwangi, Jumat (23/8/2019), pagi.
Tidak hanya membersihkan sampah di sepanjang pantai, personel TNI AL dan pelajar serta relawan juga membersihkan sampah di tengah laut. Dengan teliti, sampah-sampah yang terlihat mengapung di laut diduga dibuang oleh para penumpang dari atas kapal ferry lintas Ketapang-Gilimanuk, mereka pungut menggunakan perahu.
Baca Juga :
- Banyuwangi Canangkan Merdeka Sampah PlastikÂ
- Bupati Blitar Luncurkan Program Balistik Untuk Perangi Sampah PlastikÂ
- Kampanyekan Pengurangan Sampah Plastik, Banyuwangi Gelar Festival Daur Ulang Kreatif
Meski baru beberapa jam dilaksanakan, bersih-bersih sampah berhasil mengumpulkan dua truk sampah. Mulai sampah rumah tangga, popok bayi, ranting pohon, hingga sampah plastik bekas bungkus makanan ringan yang susah terurai juga banyak ditemukan oleh relawan. Selanjutnya sampah yang terkumpuldibuang ke tempat pembuangan akhir menggunakan truk.

“Kegiatan perang terhadap sampah melibatkan pelajar sengaja kami lakukan agar para generasi penerus bangsa ini lebih peduli akan kebersihan pantai dan lautnya. Kawasan pantai Banyuwangi yang luas harus bebas dari sampah. Sampah sangat mengkhawatirkan saat ini, karena kurangnya kepedulian menjaga lingkungan khususnya kebersihan pantai. Buktinya, meski baru 500 meter kita lakukan kegiatan ini, kita berhasil mengumpulkan sebanyak 2 truk sampah yang didominasi dengan sampah plastik,” kata, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, Danlanal Banyuwangi.
Bersih-bersih sampah di sepanjang pantai, selain mengkampanyekan agar masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan di laut, juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lanal Banyuwangi ke-48. Diharapkan, kegiatan bersih-bersih sampah di laut dan pantai bisa ditiru oleh masyarakat lainnya.
Tidak hanya di laut, menjaga kebersihan lingkungan agar terbebas dari sampah juga bisa dilakukan di manapun termasuk di lingkungan rumah.
”Senang biasa ikut bersih-bersih sampah. Kita jadi sadar kalau kita sembarangan membuang sampah di lingkungan rumah, nanti sampahnya juga akan lari ke laut dan laut menjadi kotor. Saya tadi dapat dua kantong sampah plastik yang berasal dari pemukiman warga maupun dari penumpang kapal-kapal feri,” kata Wili Lutfi Nanda, pelajar. (ful)












