Kediri, ArahJatim.com – Menyadari pentingnya kemahiran personel dalam menjaga keamanan wilayah, Polres Kediri resmi mengoperasikan fasilitas baru berupa lapangan tembak yang diberi nama “Tathya Dharaka”. Peresmian sarana latihan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, pada Senin (27/4/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk nyata komitmen institusi Polri dalam mencetak personel yang lebih profesional, tangkas, dan terukur dalam penggunaan senjata api saat bertugas di lapangan.
Lokasi Strategis di Kawasan Plosoklaten
Pembangunan lapangan tembak ini menempati lahan aset Polri yang terletak di titik strategis. Bersebelahan dengan Polsek Plosoklaten, fasilitas ini berdiri megah di Jalan Raya Pare–Wates, Desa Prosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
Proses pengerjaannya sendiri memakan waktu kurang lebih tiga bulan sejak peletakan batu pertama dilakukan.
“Pembangunan dimulai sekitar tiga bulan lalu dan kini sudah dapat digunakan,” jelas AKBP Bramastyo di sela-sela kegiatan peresmian.
Transformasi Sarana Latihan yang Lebih Modern
Sebelumnya, Polres Kediri memang telah memiliki fasilitas serupa. Namun, kondisi yang terbatas dan masa pakai yang sudah lama membuat fasilitas lama tidak dapat digunakan secara optimal. Hadirnya Tathya Dharaka menjadi jawaban atas kebutuhan ruang latihan yang memadai dan sesuai standar keamanan terkini.
AKBP Bramastyo menekankan bahwa keberadaan lapangan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi sumber daya manusia untuk meningkatkan kapabilitas anggota.
Manfaat utama Lapangan Tembak Tathya Dharaka:
- Asah Akurasi: Meningkatkan ketepatan menembak bagi personel di lapangan.
- Ruang Latihan Layak: Menyediakan tempat yang representatif untuk mengasah kemahiran.
- Profesionalitas: Menjamin penggunaan senjata api tetap terukur dan sesuai SOP.
Agenda Rutin: Seluruh Personel Wajib Latihan
Usai pemotongan pita simbolis, kegiatan langsung dilanjutkan dengan latihan menembak perdana yang diikuti oleh Kapolres, Pejabat Utama (PJU), hingga jajaran Kapolsek. Kapolres menegaskan bahwa latihan ini bukanlah kegiatan seremonial belaka, melainkan agenda wajib yang akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Latihan ini bersifat wajib dan akan dilaksanakan secara bergilir, baik bagi personel Polres maupun Polsek. Dengan begitu, seluruh anggota memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan keterampilannya,” tegas AKBP Bramastyo.
Dengan diresmikannya fasilitas ini, Polres Kediri diharapkan semakin solid dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Kediri agar tetap kondusif. (das)











