
Kediri, ArahJatim.com – Hujan yang turun terus-menerus dengan intensitas tinggi di Kediri, Jawa Timur mengakibatkan ratusan rumah terendam banjir. Kondisi air yang terus meninggi, akibat adanya tanggul sungai yang jebol, mendorong tim BPBD Kabupaten mengungsikan warga.
Upaya evakuasi warga Desa Papar, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri terus dilakukan tim BPBD Kabupaten Kediri. Mereka yang diungsikan adalah orang-orang tua dan anak-anak serta warga yang rumahnya terendam. Mereka ditampung di posko BPBD, di rumah Ibnu, Kasun desa setempat yang kebetulan rumahya lebih tinggi dan jauh dari lokasi banjir.
Menurut Utami, salah seorang warga, sebenarnya banjir sudah berlangsung satu hari, namun karena kemarin sore turun hujan deras, akibatnya jam 9 air mulai masuk rumah.
Tingginya debit air akibat hujan deras ini mengakibatkan tanggul sungai dari aliran sungai sekunder Mejono Bangi jebol di Desa Ngampel. Tanggul jebol juga terjadi di sungai sekunder Mojolegi sepanjang 15 meter, akibatnya banjir menerjang rumah warga di Dusun Tawangrejo, Desa Papar. Banjir juga merendam 265 rumah warga di Dusun Bulurejo dan 203 rumah di Dusun Bulurejo, dengan ketinggian air antara 40 hingga 80 senti meter.
Windoko, Komandan URC BPBD Kabupaten Kediri mengatakan, kita berupaya secepatnya menyelamatkan warga terlebih dahulu. Kita evakuasi orang-orang tua, jompo yang rumahnya terendam.
“Selain upaya evakuasi tim BPBD juga telah membuka posko dan pengobatan gratis kepada warga korban banjir. Warga juga sudah mendapatkan makanan dan obat-obatan bagi mereka yang sakit. Sampai siang ini, [banjir] belum mengalami surut, dikhawatirkan jika sore nanti hujan, air akan kembali meninggi,” ujar Windoko. (das)










