Tampung IKM Pamekasan, Baddrut Tamam Sediakan Lapak Digital ‘Warung Bupati’

oleh -
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. (Foto: istimewa)

Pamekasan, ArahJatim.com – Era digital 4.0 sudah menyentuh seluruh lapisan masyarakat dari kota hingga pelosok. Melalui berbagai inovasi semua ditawarkan secara digital kepada khalayak luas.

Kewajiban mendukung peningkatan ekonomi masyarakat juga merupakan kewajiban pemerintah, terutama dalam memfasilitasi inovasi dan kreativitas industri kecil yang notabenenya, cikal bakal kemajuan dan pemerataan ekonomi rakyat.

Guna mendukung perkembangan zaman tersebut, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam berinisiatif membuka lapak digital.

“Warung Bupati ini, menjadi market place untuk pelaku usaha dan industri kecil memasarkan produk unggulannya secara online,” ujar Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Bupati mengajak pelaku usaha kecil/menengah mengunggah produknya di media sosial lalu diberi tagar ‘warung bupati’ atau ditandai ke akun miliknya, asalkan itu merupakan produk sendiri, bukan menjiplak produk orang lain.

“Cukup upload di sosmed sesuai tema per minggunya, kemudian akan direpost, dan beri tagar ‘warung bupati’ atau tandai ke saya. Tapi khusus, produk sendiri yang tidak menjiplak produk orang lain, cukup cantumkan alamat dan desanya,” pungkasnya ketika disinggung teknisnya, Rabu (9/9/2020).

Pemkab juga sedang menggodok peraturan bupati yang mewajibkan setiap lembaga pemerintahan agar memanfaatkan produk lokal, baik untuk keperluan kedinasan maupun nonkedinasan.

“Pihak Pemkab juga sedang menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk mewajibkan setiap lembaga pemerintahan memanfaatkan produk lokal, baik untuk keperluan kedinasan maupun nonkegiatan kedinasan,” tegasnya.

“Dengan adanya aturan ini, lembaga pemerintahan setiap kali mengadakan acara atau rapat, bisa menghidangkan konsumsi dari produk lokal serta dapat memperkenalkan hasil produksi dari para (pelaku) industri kecil menengah (IKM) masyarakat Pamekasan sendiri. Salah satu contoh, untuk hari jadi Kabupaten Pamekasan, ini kita dorong sudah ada Perbup. Hidangan saat rapat dan gelaran acara sudah harus produksi IKM kita,” imbuh Bupati. (adv/ndra)