Strategi Imigrasi 2026: Perkuat Ekosistem Digital dan Modernisasi Infrastruktur di Gerbang Negara

oleh -
oleh

Tanggerang, ArahJatim.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi resmi mencanangkan strategi besar untuk memperkuat layanan dan infrastruktur melalui ekosistem digital. Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi Imigrasi Tahun 2026 yang berlangsung di Tangerang, Kamis (22/01/2026).

​Mengangkat tema “Optimalisasi Layanan, Penegakan Hukum, dan Infrastruktur dalam Mewujudkan Ekosistem Digital Keimigrasian”, forum ini bertujuan menyelaraskan transformasi institusi dengan prioritas nasional serta standar layanan internasional.

​Inovasi ‘All Indonesia’ dan Target Jadi Percontohan

​Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), Silmy Karim, memberikan apresiasi tinggi atas capaian progresif yang telah diraih. Ia menyoroti keberhasilan sistem “All Indonesia”, sebuah integrasi sistem lintas kementerian/lembaga yang mempermudah proses perlintasan.

pasang iklan_rev3

​”Kita sudah memulai dengan All Indonesia. Sistem ini adalah hasil perjalanan panjang sekitar dua tahun dalam membangun integrasi. Saya mengingatkan petugas Imigrasi untuk tidak pernah lelah memperkuat peran institusi agar kita bisa menjadi percontohan bagi lembaga lain,” ujar Silmy dalam arahannya.

​Modernisasi TPI dan Pemanfaatan Energi Terbarukan

​Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, memaparkan bahwa fokus utama tahun 2026 adalah modernisasi fasilitas di pintu gerbang negara. Rencana ini mencakup:

  • Perluasan Autogate: Penambahan unit di bandara, pelabuhan laut, hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
  • Fasilitas Perbatasan: Peningkatan sarana di Pos Lintas Batas Tradisional (PLBT).
  • Green Energy: Penerapan sustainable business process melalui penggunaan panel surya (Energi Baru Terbarukan) di wilayah perbatasan dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

​Garda Terdepan Penegakan Hukum dan Investasi

​Selain layanan, Imigrasi memperketat pengawasan untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM). Penguatan dilakukan melalui program Desa Binaan guna mengedukasi masyarakat secara langsung.

​Di sisi ekonomi, Imigrasi berkomitmen mendukung iklim investasi dengan menyederhanakan regulasi visa dan izin tinggal bagi investor mancanegara.

​Transformasi Struktur Organisasi dan Keamanan Siber

​Sekretaris Jenderal Kementerian IMIPAS, Asep Kurnia, mengusulkan penambahan direktorat baru yang khusus menangani sistem dan strategi kebijakan keimigrasian guna mengelola beban kerja yang kian meningkat.

​Guna memastikan keamanan data di ruang siber, Rakor ini juga melibatkan pakar dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Polri. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa ekosistem digital yang dibangun tetap aman dan terintegritas.

​Menjaga Momentum Prestasi Dunia

​Menutup kegiatan, Silmy Karim mengingatkan jajaran agar prestasi tahun 2025—di mana layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta masuk dalam 10 besar terbaik dunia versi Skytrax—menjadi motivasi untuk terus berinovasi.

​”Kita harus berdiri di garda terdepan. Pengakuan internasional yang kita terima harus menjadi pelecut semangat untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.