Bangkalan, ArahJatim.com – Kejadian mengejutkan datang dari MAN Bangkalan yang didemo oleh ratusan siswanya sendiri saat hendak melakukan upacara di halaman sekolah MAN Bangkalan. Kejadian tersebut diduga karena pihak sekolah tidak transaparan dalam pembelian buku yang melibatkan siswa. Uang sebesar Rp 1,2 juta dibebankan kepada siswa untuk pembelian 17 buku paket.
Baca Juga :
- Taman Pendidikan Mangrove Destinasi Wisata Baru Di Bangkalan
- Menikah Yes, Poligami No!
- Sah! Bupati Bangkalan Berpoligami
Hal ini lantas mengagetkan para siswa dan juga orangtua, karena dalam anggaran yang dibebankan terhadap siswa tersebut tak ada rincian yang diuraikan kepada pihak siswa. Hanya saja sekolah membebankan Rp 1,2 juta untuk 17 buku yang akan diterima. Para siswa juga menuntut kepala sekolah untuk mengundurkan diri dengan menyorakinya dan menghambur-hamburkan buku di tengah lapangan sekolah.
“Iya betul biayanya Rp 1,2 juta. Tapi itu diangsur selama satu tahun. Biaya itu untuk buku dengan jumlah 17 buah buku dengan harga yang beragam. Setelah ini akan kami total semua dan kami rinci. Nanti akan kami berikan rinciannya ke wali murid,” jelas Wakil Kepala Sekolah MAN Bangkalan, Hasan.
Sementara itu, Kepala Kemenag Bangkalan, Mudjalli mengaku terkejut atas aksi siswa MAN Bangkalan. Pihaknya akan memanggil kepala sekolah untuk klarifikasi hal tersebut. Sebab, saat ini pihaknya masih belum mengetahui kejadian itu secara langsung.
“Besok akan kami panggil kepala sekolahnya untuk klarifikasi. Nah, untuk tindakan selanjutnya seperti apa tergantung dari hasil pemanggilan esok,” paparnya. (Fik)












