Satlantas Polres Pamekasan Kembali Lakukan Pemasangan Speed Trap

oleh -
KBO Lantas Polres Pamekasan, Ipda Miftahul Hidayat saat menutup satu sisi ruas jalan saat pemasangan Speed Trap (garis kejud) di pertigaan Tjockro bersaudara. (Foto; Arahjatim.com/ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan kembali memasang Speed Trap atau Garis Kejut di jalan lurus yang dinilai rawan kecelakaan dan merupakan jalur padat karena merupakan titik akses pintu masuk kota di sisi timur, sekaligus jalan penghubung antar kabupaten.

Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP. Deddy Eka Apriyanto, menjelaskan bahwa untuk saat ini baru terlaksana pemasangan Speed Trap atau Garis Kejut ini di Jalan Jokotole, Kelurahan Bartim, Pamekasan.

“Dikarenakan yang disetujui untuk saat ini oleh pihak Dishub hanya dua titik, yaitu di sisi barat hotel front one dan disisi timur pertigaan bengkel bubut Tjockro Bersaudara,” katanya. Selasa (17/11/2020).

“Ini merupakan jalan akses penghubung antar kabupaten yang cukup dan merupakan jalan tanjakan dari sisi keluar kota dan turunan dari sisi memasuki kota, serta juga terdapat jalan lingkar dan pertigaan yang memungkinkan terjadinya laka lantas,” imbuhnya.

Sementara itu, di tempat yang berbeda KBO Lantas Polres Pamekasan Ipda Miftahul Hidayat juga mengimbau kepada semua masyarakat pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan laju kendaraannya pada saat melewati Speed Trap atau Garis Kejut pada kecepatan 40-50 kilometer.

“Semoga garis kejut ini juga dapat membantu menyadarkan para pengendara yang sudah mulai capek dan kelelahan,” ungkapnya.

Di sepanjang jalan Jokotele merupakan jalur yang membutuhkan konsentrasi penuh dari para pengemudi karena banyak perkantoran, pertokoan, swalayan, sekolah, hotel, pemukiman sekaligus jalur padat ketika pagi hingga malam. (Ndra)