Rombongan Wisatawan Alami Kecelakaan

oleh -
oleh
Petugas kepolisian (Satlantas) melakukan penyelidikan di lokasi terjadinya kecelakaan minibus pembawa rombongan wisatawan, di jalur maut kawasan Erek-erek, Desa Tamansari Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/02/2019). (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sebuah mobil minibus yang membawa rombongan wisatawan usai berwisata di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen terperosok dan terguling di selokan bahu jalan menurun di jalur maut kawasan Erek-erek, Desa Tamansari Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/2/2019) siang. Beruntung kecelakaan tunggal minibus bernomor polisi W 7512 UN yang membawa 19 penumpang tersebut tidak sampai menelan korban jiwa.

Hanya saja, sembilan penumpang harus menjalani perawatan di UGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan akibat mengalami luka berat, satu diantaranya adalah WN Filipina bernama, Castro yang merupakan salah satu pegawai di PT Lotte Engineering and Construction, Grati, Pasuruan, yang ikut dalam rombongan wisatawan tersebut. Sedang 10 penumpamg lainnya hanya mengalami luka ringan akibat terkena serpihan kaca mobil di bagian kepala dan luka lecet, termasuk sang sopir.

Baca juga: 

pasang iklan_rev3

Berdasarkan keterangan Kapolsek Licin, AKP Heri Purnomo, minibus Elf yang membawa rombongan wisatawan dari Kota Gresik ini dikemudikan Andy Prasetyo, warga Jalan Harun Tohir 87 Desa Pancikan, Kecamatan Gresik Kota, Gresik. Dari arah Paltuding menuju Kota Banyuwangi tepatnya di turunan Erek-erek yang cukup curam kendaraan melaju sangat kencang. Diduga minibus tersebut mengalami kegagalan fungsi pengereman alias blong dan kendaraan sempat terguling sebelum terperosok di selokan di bahu jalan.

“Laju kendaraan meluncur sangat kencang tak terkendali dan langsung terperosok di selokan ini. TKP masuk turunan dan tikungan Sengkan Saleh (Erek erek). Diduga mobil Elf mengalami rem blong, dan terguling sehingga menyebabkan kaca mobil pecah mengenai para penumpang” ujar AKP Heri Purnomo.

Hingga kini sejumlah penumpang yang mengalami luka parah masih menjalani pemeriksaan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.