Banyuwangi Segera Bangun Pabrik Kereta Api

oleh -
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat menggelar pertemuan dengan Direksi PT INKA dan arsitek Denny Gondo. (Foto: arahjatim.com/humas/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Pembangunan pabrik PT Industri Kereta Api (Inka) di Banyuwangi segera dimulai. Bakal menjadi terbesar di Indonesia, pabrik kereta api nasional ini akan dibangun dengan desain yang mengadopsi kearifan lokal.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan Direksi PT INKA dan arsitek Denny Gondo yang mendesain pabrik tersebut.

“Alhamdulillah, kita sepakat dengan desain yang diajukan Denny Gondo. Tetap dengan konsep arsitektur hijau yang ramah lingkungan dan hemat energi, seperti ruang publik lain yang ada di Banyuwangi seperti terminal, bandara dan pendopo kabupaten. Dan yang pasti, bangunannya akan mencerminkan kekhasan arsitektur Suku Osing,” kata Anas.

Suku Osing sendiri adalah masyarakat asli Banyuwangi.

“Ini adalah adalah cara untuk menitipkan peradaban dan kebudayaan Banyuwangi di tengah kemajuan ekonomi. Bagi kami, bangunan yang memperhatikan nilai sejarah dan budaya akan bernilai estetika dan arsitektur tinggi. Sehingga dapat mendukung pariwisata daerah karena bisa dijadikan alternatif destinasi wisata maupun edukasi bagi masyarakat. Termasuk bangunan pabrik ini,” terang Anas.

Baca juga:

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang (PU-CKPR) Banyuwangi, Mujiono menjelaskan, bangunan ini akan menggabungkan unsur air, udara, dan sinar matahari. Bangunan akan menggunakan atap transparan dan banyak menggunakan kisi-kisi.

“Selain membantu sirkulasi udara, kisi-kisi juga akan mempercantik wajah bangunan. Jika dilihat dari depan, kisi-kisi ini akan tampak seperti rel kereta api sehingga kesan pabrik keretanya terasa lebih kental,” terang Mujiono.

Adopsi kearifan lokal akan diwujudkan dalam bangunan atap yang dibuat seragam berbentuk limas yang menyerupai rumah adat suku Osing. Atap bentuk ini akan diterapkan di seluruh bangunan utama hingga penunjang. Mulai dari bangunan utama pabrik dan kantor, masjid, hingga foodcourt.

Pabrik ini nantinya juga akan dilengkapi dengan museum kereta api. Museum ini memamerkan proses pembuatan kereta api secara lengkap dari hulu ke hilir, mulai dari proses pembuatan hingga finishing lewat miniatur maupun foto-foto. (humas/ful)