Tulungagung, ArahJatim.com – Agenda rapat Paripurna dewan di Bulan Juli 2022, ada sesuatu yang istimewa. Agenda yang diberi tajuk Rapat Paripurna dengan penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2023 dan penyampaian rancangan perubahan KUA-PPAS Tahun 2022, hanya dihadiri 29 anggota, termasuk salah seorang wakil ketua ADIB Makarim, tidak kelihatan dalam acara tersebut .
Dalam rapat paripurna, Ketua DPRD Tulungagung Marsono mengatakan, rapat paripurna ini digelar berdasarkan hasil rapat Banmus pada Sabtu,23/07/ 2022 lalu. Sidang dipimpin langsung ketua dengan minus satu wakil. Sebelum melanjutkan agenda sidang, ketua juga menyampikan selamat dan apresiasi atas perolehan prestasi Tulungagung sebagai kabupaten layak anak, yang kesekian kalinya .
“Sebelum rapat dimulai, kami atas nama pimpinan dan anggota DPRD Tulungagung mengucapkan selamat kepada Pemkab Tulungagung yang telah berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2022 dengan kategori Nindya dari kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di hotel Novotel Bogor, Jumat 22/072022 lalu” ucap Marsono, Rabu 27/07/2022 siang.
Sementara , Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, mewakili Bupati yang tidak hadir, menyampaikan terimakasih kepada pimpinan dan segenap anggota dan apresiasinya terhadap prestasi yang diraih pemerintah daerah.
Terkait agenda paripurna, Wabup dalam sambutanya menyebut, KUA merupakan dokumen kebijakan daerah yang menjadi petunjuk dan ketentuan umum, yang mana disitu memuat kondisi ekonomi makro daerah, kebijakan pendapatan, belanja, pembiayaan dan strategi pencapaiannya, yang disepakati sebagai pedoman penyusunan Rancangan APBD/Perubahan APBD.
“Penyusunan KUA mendasarkan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai dokumen rencana kerja tahunan daerah yang mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah dan RKPD Provinsi Jawa Timur”, ungkap Wabup Gatut Sunu, kepada media.
Rapat yang hanya berjalan setengah jam itu, berjalan tanpa kendala, dan ditutup dengan harapan Wabup, agar sinergitas eksekutif dan legislatif dalam hal ini bisa menghasilkan untuk masyarakat Tulungagung menjadi Ayem Tentrem Mulyo Lan Tinoto. (dni)










