Kediri, ArahJatim.com – Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri diharapkan terus dapat memuaskan masyarakat sebagai pengguna jasa.
Harapan ini, diungkapkan Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri, dr. Aditya Bagus Djatmiko, M.Kes, Memuaskan artinya kami bisa meningkatkan mutu pelayanan, bisa meningkatkan kunjungan dan bisa memenuhi target dari pemerintah kota Kediri.
“tetapi itu semua tidak membuat kami cukup puas berhenti di sini, karena masih banyak hal lain yang memang harus ditingkatkan, masih banyak hal lain terkait pelayanan profesional, terkait budaya kerja terkait etos kerja, itu yang harus kami tingkatkan lagi, supaya nanti kalau pasien itu masuk rumah sakit, mereka tidak akan merasa asing, mereka tidak akan merasa tidak tahu harus tanya ke siapa,”ujar dr. Aditya, usai acara refleksi akhir tahun 2023 dengan para awak media kamis (28/12/23)
Dikatakan dr. Aditya untuk tahun depan ini RSUD Gambiran akan membuat suatu pelatihan untuk SDM di mana betul-betul mutu pelayanan keselamatan pasien ini bisa menjadi mindset.
“Sementara memang kami masih secara awal latihan-latihan ini ditujukan pada para teman-teman yang menduduki sampai di posisi kepala ruangan kepala koordinator, kepala bagian kepala bidang seperti itu, tapi nanti insya Allah di tahun 2024 ini akan kami ratakan lagi sampai ke tingkatan teman-teman yang dipelaksanakan,”kata Aditya
lebih lanjut dr. Aditya menjelaskan ada beberapa target kunjungan yang memang memang dicanangkan oleh pemerintah kota, ada target kepuasan pengunjung dan ada target pendapatan.
“Alhamdulillah bisa kami capai, jadi kalau dari hasil survei terakhir dari dari Pemkot itu memang ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi kami belum puas karena sebetulnya survei itu mungkin hanya sekilas kurang panjang tetapi pada secara umum pada prinsipnya sudah ada peningkatan kepuasan dari pasien ada di angka kisaran mungkin sekitar 80-85 tapi targetkan kami memang diatas angka 90,”jelasnya
dr. Aditya menambahkan untuk target pendapatan dari Pemkot itu memang kemarin kami di target di angka 121m untuk tahun ini, tetapi untuk pencapaiannya Alhamdulillah sudah ada di angka mungkin sekitar 150 m.
“memang banyak faktor salah satunya adalah bagaimana teman-teman semuanya terutama yang di depan ini berupaya untuk memahami kebutuhan pasien, untuk memahami bahwa yang menghidupi rumah sakit itu ya pasien,” pungkasnya (das)











