Kediri, ArahJatim.com – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027, Persik Kediri tidak ingin setengah-setengah dalam melakukan persiapan. Skuad berjuluk Macan Putih ini resmi memboyong seluruh tim untuk menjalani pemusatan latihan (training camp) intensif selama sepekan di Solo, Jawa Tengah.
Langkah ini diambil guna memantapkan kondisi fisik, mengasah taktik, sekaligus membangun kekompakan tim sebelum terjun ke sengitnya persaingan musim baru.
Fokus Bangun Fondasi dan Visi Bermain
Tidak sekadar berlatih rutin, agenda pemusatan latihan di Solo dijadwalkan bakal menguras keringat para pemain. Tim pelatih telah menyiapkan porsi latihan dengan intensitas yang dinaikkan secara bertahap, mulai dari penguatan fisik hingga skema taktis di lapangan.
Sport Director Persik Kediri, Razzi Taruna, menjelaskan bahwa training camp ini menjadi momen krusial untuk menyatukan visi seluruh elemen dalam tim.
”Pemusatan latihan ini bagian penting dari proses persiapan. Kami ingin melihat aspek mana saja yang perlu ditingkatkan progresnya, sekaligus memastikan seluruh pemain berada dalam satu visi yang sama,” ungkap Razzi, Senin (3/8/2026) malam.
Uji Tanding Lawan PSIS Semarang: Bukan Soal Skor Akhir
Di sela-sela gemblengan fisik dan taktik, Persik Kediri juga menjadwalkan laga uji coba bersama klub peserta Liga 1 lainnya, PSIS Semarang. Bagi manajemen dan tim pelatih, agenda uji tanding ini menjadi tolok ukur nyata untuk melihat sejauh mana hasil latihan diterapkan dalam situasi pertandingan sebenarnya.
Razzi menegaskan bahwa papan skor bukanlah fokus utama dari laga uji coba tersebut.
”Latihan bersama ini adalah bagian dari pembentukan fondasi skuad Persik Kediri untuk musim 2026/2027. Hasil akhir bukan target utama yang kami kejar,” tambahnya.
Panggung Unjuk Gigi Semua Pemain
Dalam sesi latihan bersama menghadapi Laskar Mahesa Jenar, pelatih kepala Marcos Reina Torres memberikan kesempatan tampil kepada seluruh amunisi yang diboyongnya. Baik deretan rekrutan anyar maupun pemain kawakan mendapat porsi menit bermain yang adil.
Langkah strategis ini dimanfaatkan Marcos Reina untuk:
- Melihat perkembangan performa individu secara obyektif.
- Membangun chemistry dan pemahaman antarlini.
- Mengevaluasi penerapan taktik yang telah digodok selama masa persiapan.
Dengan gemblengan intensif di Solo ini, Persik Kediri berharap bisa bertransformasi menjadi tim yang lebih solid, siap tempur, dan mampu meramaikan persaingan papan atas Liga 1 2026/2027. (das)










