Bursa Transfer, Persik Kediri Boyong 5 Amunisi Muda, Eks Duo PSM dan Persis Solo Siap Unjuk Gigi

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Persik Kediri bergerak cepat dalam menyusun kekuatan jelang bergulirnya Super League musim 2026/2027. Tak tanggung-tanggung, klub berjuluk Macan Putih ini resmi memperkenalkan lima pemain baru sekaligus untuk memperkuat fondasi tim di berbagai lini.

​Langkah cerdas ini merupakan buah dari evaluasi mendalam antara manajemen dan tim pelatih. Kelima amunisi anyar yang mendarat di Stadion Brawijaya tersebut menggabungkan bakat muda berhasrat tinggi, keserbagunaan posisi (versatility), serta pengalaman bertarung di level tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia.

​Lima pilar baru Persik Kediri di bursa transfer awal musim ini mencakup:

pasang iklan_rev3
  • Zanadin Fariz & Fransiskus Alesandro (Lini Tengah)
  • Althaf Indie Alrizky, Daffa Salman, & Dzaky Ashraf (Lini Belakang & Sektor Sayap)

​Kombinasi Talenta Eks Persis Solo dan Madura United

​Di lini tengah, keberadaan Zanadin Fariz dan Fransiskus Alesandro diprediksi akan menyuntikkan kreativitas serta fleksibilitas taktik bagi Macan Putih.

​Fransiskus Alesandro, eks gelandang serang Madura United kelahiran 2002, mengaku langsung terikat dengan keseriusan proyek Persik musim ini.

​”Tim ini sangat serius. Harapannya saya bisa membantu tim meraih posisi klasemen yang lebih baik lagi musim depan,” ungkap Alessandro optimis.

​Sementara itu, Zanadin Fariz dan Althaf Indie Alrizky diboyong paket dari Persis Solo. Zanadin tidak hanya tangguh sebagai gelandang tengah, tetapi juga lihai bermain di posisi penyerang sayap kanan hingga penyerang tengah. Bagi Zanadin, Kediri adalah tempat belajar sekaligus membuktikan kapasitas dirinya.

​”Persik Kediri adalah klub yang bagus dan punya banyak pemain berkualitas. Saya bisa belajar banyak dari mereka. Targetnya pasti membantu tim meraih hasil lebih baik,” ujar Zanadin.

​Di sisi luar permainan, Althaf Indie Alrizky (lahir 2003) siap menebar ancaman dari kedua sisi sayap. Ia menegaskan keputusan berlabuh ke Persik didasari keberanian keluar dari zona nyaman demi atmosfer suporter Persik yang membara.

​”Saya ingin keluar dari zona nyaman dan mencari tantangan baru. Semoga bisa membantu Persik Kediri meraih hasil maksimal,” tegas Althaf.

​Suntikan Karakter Sang Juara dari Duo Eks PSM Makassar

​Lini pertahanan Persik Kediri kian solid dengan hadirnya dua pemain muda potensial eks PSM Makassar: Daffa Salman dan Dzaky Ashraf.

​Daffa Salman (22 tahun) diproyeksikan mengisi pos bek kanan. Daffa mengejar menit bermain dan adaptasi kilat demi membentengi lini pertahanan Macan Putih.

​”Semoga bisa cepat beradaptasi dan bisa lebih banyak bermain,” tutur Daffa.

​Adapun Dzaky Ashraf, yang berusia satu tahun lebih muda, disiapkan menjadi tumpuan baru dalam transisi menyerang. Pemain berenergi tinggi ini merasa mendapatkan motivasi baru saat menginjakkan kaki di Kota Tahu.

​”Bergabung bersama Persik Kediri, saya merasakan suasana baru, tempat baru, dan semangat baru. Semoga ini jadi langkah saya meraih hasil yang lebih baik bersama Persik musim ini,” ungkap Dzaky cerah.

​Manajemen Optimis Capai Target Musim Depan

​Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, menegaskan bahwa perekrutan kelima pemain ini tidak dilakukan secara asal. Semua melalui analisis ketat yang selaras dengan karakter khas permainan cepat ala Macan Putih.

​”Kami menyambut dengan bangga kehadiran para pemain baru ini di keluarga besar Persik Kediri. Dengan semangat dan talenta yang mereka miliki, semoga bisa membawa Persik Kediri mencapai target yang telah ditetapkan musim depan,” pungkas Rachmad, Rabu (29/7/2026).(das)

No More Posts Available.

No more pages to load.