Polres Kediri Ciduk 15 Penjahat dalam Operasi Sikat Semeru 2025!

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Kejahatan di Kediri mendapat pukulan telak! Dalam kurun waktu dua minggu, dari 22 Oktober hingga 2 November, Polres Kediri sukses menggelar Operasi Sikat Semeru 2025 yang berhasil mengungkap 15 kasus tindak pidana dan menciduk 15 tersangka.

​Pengungkapan hasil operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., di Mapolres Kediri pada Selasa (11/11).

​Ragam Modus Kejahatan dan Tersangka

​Operasi ini menargetkan berbagai kasus kriminal. Polres Kediri berhasil mengungkap lima kasus pencurian, satu penyalahgunaan senjata tajam, satu penganiayaan, tiga kasus Curas (Pencurian dengan Kekerasan), dua Curat (Pencurian dengan Pemberatan), dan tiga Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor).

pasang iklan_rev3

​Dari 15 tersangka yang diamankan, enam di antaranya merupakan Target Operasi (TO) yang sudah diincar polisi.

​Para pelaku menggunakan modus yang keji, termasuk:

  • ​Membacok korban sebelum membawa kabur motor.
  • ​Mengancam korban menggunakan senjata tajam (sajam).
  • ​Menjambret perhiasan.
  • ​Membobol rumah untuk mencuri barang berharga.
  • ​Mencuri kendaraan bermotor yang kuncinya masih menempel.

​Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan, menambahkan bahwa aksi kejahatan ini bahkan melibatkan pelaku yang masih remaja berusia 14–15 tahun yang terlibat dalam Curas dan penggunaan sajam. Salah satu tersangka yang ditangkap juga merupakan residivis kasus Curanmor.

​Barang Bukti dan Komitmen Polisi

​Sebagai bukti kejahatan, polisi menyita sejumlah barang berharga hasil curian, seperti 3 unit sepeda motor, 6 ponsel, perhiasan liontin, tabung LPG, kompor, pompa air, hingga pintu dan jendela rumah. Turut disita pula alat yang digunakan untuk beraksi, termasuk 4 unit sepeda motor, sabit, dan pisau.

​Dengan capaian 100 persen target operasi, Polres Kediri berkomitmen untuk terus menindak tegas setiap pelaku kejahatan.

​Seruan untuk Masyarakat

​Kapolres Bramastyo menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengimbau masyarakat untuk:

  1. Memasang CCTV di rumah dan lingkungan sekitar.
  2. Mengaktifkan kembali ronda malam.
  3. ​Selalu memastikan rumah terkunci saat ditinggalkan.
  4. Menambah kunci ganda pada sepeda motor.

​Jika terjadi peristiwa menonjol atau tindak kejahatan, masyarakat diminta segera melapor melalui Call Center 110 Polri untuk mendapatkan penanganan yang cepat. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.