Pohon Tumbang Timpa Sebuah Rumah, Sisakan Pondasinya Saja

by -
https://live.staticflickr.com/65535/49091280811_823c561c0b_b.jpg
Akibat tertimpa pohon tumbang, rumah milik Sujiono ini ambruk hingga rata dengan tanah dan menyisakan pondasinya saja. Bahkan perabot rumah tangga yang ada di dalamnya juga hancur. (Foto: arahjatim.com/mua)

Blitar, ArahJatim.com – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon randu berdiameter besar dan berusia puluhan tahun roboh menimpa rumah milik Sujiono (47) di Dusun Sidodadi Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Senin (19/11/2019) sore. Akibatnya, rumah Sujiono ambruk rata dengan tanah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat kejadian Sujiono sedang bekerja di kandang ayam, namun anak dan istrinya berada di rumah.  Beruntung saat itu istri dan ketiga anaknya berhasil menyelamatkan diri.

“Waktu kejadian saya kerja, lalu dapat kabar saya langsung pulang karena anak dan istri saya berada di rumah. Mereka sempat tertimba genteng tapi alhamdulillah semua selamat,” ungkap Sujiono, Selasa (19/11/2019).

Bangunan rumah semi permanen itu hanya menyisakan pondasinya saja. Perabot rumah tangga yang ada di dalamnya juga hancur. Bahkan buku dan seragam sekolah milik Ahmad Nurcahyo, anak kedua Sujiono basah dan kotor sehingga tidak dapat digunakan.

“Hari ini saya tidak ke sekolah, karena baju seragam sama bukunya basah. Bahkan sepatu dan kaos kaki juga basah sehingga hari ini saya tidak ke sekolah,” tutur Ahmad Nurcahyo.

Sementara Babinsa Desa Kedawung Sertu Djumaji memgatakan, pohon randu yang tumbang dan menimpa rumah Sujiono kondisi akarnya memang sudah lapuk. Saat kejadian Desa Kedawung memang sedang diguyur hujan lebat disertai angin kencang.

“Kejadianya kemarin sore saat hujan lebat disertai angin kencang. Semua penghuni rumah selamat namun kondisi rumah sudah rata dengan tanah,” tutur Djumaji.

Usai kejadian warga langsung melakukan kerja bakti membersihkan sisa reruntuhan rumah Sujiono.  Saat ini Sujiono sementara tinggal di rumah saudaranya yang berada sekitar 100 meter dari rumahnya. (mua)