Pamekasan, ArahJatim.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 74 desa se-Kabupaten Pamekasan berjalan damai sesuai rencana. Pesta demokrasi tingkat desa ini bisa terlaksana dengan aman dan lancar berkat peran aktif masyarakat.
Hal tersebut seperti ditunjukan oleh warga masyarakat Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan. Seluruh warga yang telah memiliki hak suara turut ambil bagian dalam pesta demokrasi enam tahunan ini.
Empat kandidat yang salah satunya adalah perempuan bertarung memperebutkan 3.271 suara pemilih, untuk menempati posisi Kepala Desa Larangan Slampar. Keempat kandidat tersebut adalah Hoyyibah, Agus Hartono Putra, Taufik, dan Moh. Romliyanto.
Sungguh di luar dugaan, Hoyyibah satu-satunya cakades perempuan berhasil keluar sebagai pemenang. Dengan perolehan suara 1.887 dari total 3.271, cakades nomor urut 1 itu telak mengungguli tiga kandidat lainnya.
Bertepatan dengan momen peringatan Hari Kartini, Hoyyibah memaknai kemenangannya ini sebagai bukti bahwa saat ini kaum perempuan tidak dipandang sebelah mata. Perempuan sudah diperhitungkan setara dengan kaum laki-laki. Terbukti dalam pilkades ini, masyarakat Desa Larangan Slampar lebih memilih dan mempercayakan Hoyyibah untuk menjadi pemimpin di desanya.
“Syukur alhamdulillah, masyarakat masih mempercayai saya dalam mengemban serta menjalankan tugas sebagai Kepala Desa Larangan Slampar. Karena sesungguhnya wanita bisa berprofesi sebagai apa saja seperti laki-laki”, ujarnya.
Gender, lanjut Hoyyibah, bukanlah penghalang bagi mereka yang benar-benar ingin mencapai impiannya. “Saya termotivasi dengan semangat RA Kartini untuk berperan aktif di segala bidang,” pungkasnya. (ndra)












